BLORA, Radar Bojonegoro – Sebanyak 4.000 santri bakal meramaikan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) pada Selasa (22/10). Tahun ini Blora menjadi tuan rumah kegiatan tahunan itu. Rencananya apel bakal dipusatkan di lapangan Kridosono dengan stand bazar, hiburan, hingga apel upacara.
“Ribuan santri akan mengikuti apel di lapangan Kridosono, ada 4.000 santri,” ungkap Plt Kepala Kankemenag Blora, Mustaqim kemarin (20/10).
Mustaqim menyampaikan, tahun ini Blora ditunjuk menjadi tuan rumah peringatan Hari Santri se Jawa Tengah. Dengan kepercayaan itu diharapkan dapat memantik santri dan pondok pesantren untuk berkembang lebih baik kedepannya. Berkontribusi untuk kemajuan daerah dan negara.
“Santri dan pondok pesantren di Blora lebih berkembang lagi,” tegasnya.
Pihaknya menyampaikan, peringatan HSN melibatkan seluruh santri ponpes di Blora dan sekitarnya. Selain apel di lapangan Kridosono, juga disiapkan bazar untuk para UMKM lokal dan badan usaha pondok pesantren yang mendapat program inkubasi bisnis dari kementerian agama.
“Akan dilakukan dua hari mulai Senin dan Selasa paginya apel HSN,” katanya.
Ia mengatakan, pihak Pemprov Jateng juga telah melakukan pengecekan lokasi dan persiapan panitia untuk memastikan peringatan HSN berjalan dengan lancar.
Ketua Baznas Blora Sutaat menambahkan, beberapa waktu lalu semua perwakilan stakeholder Blora sudah diajak rapat koordinasi dengan Pemprov Jateng. Untuk menyukseskan agenda hari santri di Blora. Pihaknya menyatakan bangga sebagai warga karena blora ditunjuk menjadi pusat peringatan tersebut.
“Tentunya kami bangga, dan semoga berdampak pada perkembangan santri dan kemajuan pesantren,” tegasnya. (luk/zim)
Editor : Hakam Alghivari