Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pemkab Blora Wacanakan Buat Tandon Air Untuk Atasi Kekeringan

Hakam Alghivari • Senin, 30 September 2024 | 21:20 WIB
KRISIS AIR BERSIGH : Warga Desa Sendangharjo Kecamatan Bogorejo sedang menimba air bersih di salah satu sumber air di desa itu.
KRISIS AIR BERSIGH : Warga Desa Sendangharjo Kecamatan Bogorejo sedang menimba air bersih di salah satu sumber air di desa itu.

BLORA, Radar Bojonegoro –Pemkab Blora berencana membuat tandon air untuk 16 kecamatan yang dilanda krisis air bersih. Hal itu agar bisa menampung air dan mempermudah saat dropping air bersih.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora Mulyowati mengatakan, saat ini terdapat 196 desa terdampak kekeringan. Sedangkan tahun lalu hanya 14 kecamatan. Ada penambaan 2 kecamatan. Sehingga, semua kecamatan di Blora terdampak krisis air bersih.

Krisis air bersih itu mendapatkan banyak bantuan dari berbagai pihakj. Mulai pemkab hingga swasta. Dengan adanya bantuan air dari berbagai pihak itu, sangat bermanfaat bagi warga yang membutuhkan.

‘’Alhamdulillah bantuan selama ini tentunya sangat membantu masyarakat, meski sudah ada hujan namun tetap sejumlah masyarakat masih sangat membutuhkan air bersih,’’ ucap Mulyowati.

Ia juga mengatakan, dalam upaya mengatasi kekeringan yang ada di Blora, pihaknya bekerjasama dengan kecamatan-kecamatan, untuk memberikan informasi desa mana saja yang terdampak kekeringan.

 ‘’Sejak awal musim kemarau hingga saat ini, BPBD sudah dropping 525 tangki air, CSR 20 tangki air,  PMI 135 tangki air. Sementara itu  dari Baznas dan juga relawan-relawan banyak yang sudah melaksanakan droping air bersih,’’ jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Blora Supardi mengatakan, kekeringan merupakan momok tahunan yang terjadi di Blora. ‘’Ini PR yang tidak selesai-selesai. Padahal rencananya dana desa ditingkatkan,’’ jelasnya.

Menurutnya, setiap desa perlu mengadakan pos-pos penampungan air.  Nantinya di setiap desa yang kekeringan itu bakal ada pos-pos penampungan air. Itu nanti bisa diisi air dari BPBD.

‘’Bisa tiap-tiap dapil atau tiap kecamatan itu ada kendaraan truk untuk mobilisasi distribusi air bersih,’’ terangnya. (hul/zim)

Editor : Hakam Alghivari
#kecamatan #kepala #kekeringan #menampung air #Musim Kemarau #bpbd #Pemkab Blora #Tandon Air