BLORA, Radar Bojonegoro - Lebih dari setengah tahun, nasib Pasar Ngawen masih belum pasti. Bupati Blora Arief Rohman terus berupaya agar pembangunan Pasar Ngawen yang ludes terbakar pada awal 2024 lalu dengan kerugian mencapai Rp 30,6 miliar bisa segera terealisasi.
Diketahui, Bupati Arief mengantarkan langsung dokumen perencanaan pembangunan Pasar Ngawen. Mulai proposal, surat dukungan dari Menteri Perdagangan, serta DED ke Kementerian PUPR.
Bupati Arief mengatakan, kedatangannya ke Kementerian PUPR tersebut dalam upaya agar pembangunan Pasar Ngawen segera terealisasi. Sehingga, para pedagang bisa beraktivitas untuk berjualan lagi.
’’Dokumen perencanaan pembangunan Pasar Ngawen lengkap, mulai proposal, surat dukungan dari Menteri Perdagangan, serta DED-nya sudah saya serahkan langsung ke Kementerian PUPR. Semoga langkah ini segera ada kabar baiknya,” ucapnya.
Menurutnya, langkah tersebut diambil berdasar hasil konsultasi dengan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR. ’’Sekali lagi, semoga segera sampai ke Pak Menteri PUPR dan Blora bisa kebagian anggaran. Mengingat pembangunan Pasar Ngawen sudah ditunggu para pedagang Pasar Ngawen,” bebernya.
Sementara itu, Kabiro Umum kementerian PUPR Agus Sutamin menyatakan senang dengan kedatangan Bupati Blora yang dengan semangat mengantar dokumen pembangunan pasar Ngawen secara pribadi.
’’Dokumen sudah diantar secara pribadi oleh Bupati demi memperjuangkan pembangunan pasar Ngawen. Dokumen akan saya serahkan ke Menteri, mohon doanya semoga segera terealisasi,” ungkapnya. (hul/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana