RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Terdapat sekitar 4 anggota dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro yang dapat mengoperasikan ladder truck atau sering disebut dengan mobil tangga. Para driver ladder truck ini telah dibekali pelatihan khusus oleh instruktur pihak produsen mobil tangga buatan Jerman langsung.
Adanya driver dan armada yang mumpuni ini, akan dapat mempermudah tim personel Damkarmat Bojonegoro untuk melakukan aksi pertolongan pada medan ketinggian dengan lebih cepat. Sebab, spesifikasi mobil tangga ini mampu menjangkau ketinggian hingga 60 meter. Misalnya pemadaman saat ada kejadian kebakaran pada gedung bertingkat, sekaligus bisa untuk evakuasi bila terdapat korban.
Kepala Dinas Damkarmat Kabupaten Bojonegoro Achmad Gunawan mengatakan, mobil tangga ini memiliki driver atau sopir khusus. Dinas Damkarmat Bojonegoro memiliki 4 orang yang bisa mengoperasikan mobil tangga tersebut. Mereka telah dilatih langsung oleh produsennya, yakni dari Jerman.
‘’Produsen mobil tangga ini dari Jerman. Jadi, pelatih sopirnya juga orang Jerman,’’ ujarnya.
Dia melanjutkan, ketika akan melakukan aksi pertolongan dengan mobil tangga, setelah sampai di lokasi sang sopir akan pindah posisi ke bagian belakang untuk menjadi operator. Duduk di kursi khusus operator yang berada di badan belakang mobil tangga. Sebab, banyak bagian dari armada ini yang serba komputer.
Fungsi operator sendiri merupakan mengoperasikan tangga. Di ujung tangga juga terdapat keranjang yang bisa diisi dua atau tiga personel, tergantung sesuai dengan kebutuhan. Di keranjang sendiri juga ada joystick semacam remote control untuk memainkan penyemprotan air. Termasuk untuk menggerakan kekanan kekiri sesuai kebutuhan.
Seperti halnya proses evakuasi yang pernah dilakukan oleh Dinas Damkarmat Bojonegoro menggunakan mobil tangga ini. Tim personel melakukan aksi mengevakuasi orang yang berada di ketinggian. Sehingga, satu operator berada di bawah, kemudian dua orang dikirim ke atas untuk mencapai ketinggian tempat korban berada.
Ketika sudah ketemu, langsung dilakukan evakuasi. Korban diikat dengan benar dan diturunkan menggunakan lift. Sebab, dalam mobil tangga ini memang telah dilengkapi dengan segala penunjangnya dan serba digital dan komputer. Termasuk adanya lift.
‘’Saat melakukan aksi penyelamatan, seluruh tim petugas menggunakan pakaian dan perlengkapan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Karena memang harus safety,’’ pungkasnya. (ewi/cho)
Editor : Hakam Alghivari