Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Harga Gabah Kering Giling Tembus 7.300 , HET Beras Permium Naik Rp 14.900

Hakam Alghivari • Rabu, 12 Juni 2024 | 18:40 WIB
HARGA NAIK: Pedagang di Pasar Bojonegoro Kota sedang menimbang beras. HET beras medium dari Rp 10.900 naik Rp 12.500 per kilogram.  Kemudian beras premium Rp 13.900 naik Rp 14.900 per kilogram.
HARGA NAIK: Pedagang di Pasar Bojonegoro Kota sedang menimbang beras. HET beras medium dari Rp 10.900 naik Rp 12.500 per kilogram. Kemudian beras premium Rp 13.900 naik Rp 14.900 per kilogram.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Pemerintah melalui badan pangan nasionas (bapanas) resmi menaikkan harga eceran tertinggi (HET) beras medium maupun premium.

Kenaikan itu diatur dalam Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbadan) Nomor 5 Tahun 2024 tentang Perubahan Perbadan Nomor 7 Tahun 2023.  ‘’Sebelumnya relaksasi dan ditetapkan dalam perbadan Nomor 5 Tahun 2024 sejak 3 Juni lalu,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro Moch. Rudianto kemarin (11/6).

Berdasar Perbadan Nomor 5 Tahun 2024, disebutkan HET beras medium yang sebelumnya Rp 10.900 per kilogram menjadi sebesar Rp 12.500 per kilogram. Sedangkan, beras premium Rp 13.900 per kilogram menjadi Rp 14.900 per kilogram.

Rudi melanjutkan, kenaikan HET beras dipengaruhi naiknya harga pembelian pemerintah (HPP) berdasar Perbadan Nomor 4 Tahun 2024. Yang semula HPP untuk gabah kering panen (GKP) Rp 5.000 per kilogram difleksibelkan menjadi Rp 6.000 per kilogram di tingkat petani.

‘’Tujuannya untuk menjaga harga di tingkat petani. Dan tentu berdampak pada HET beras,” jelas pria domisili Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander itu.

Dikonfirmasi terpisah, Pemimpin Cabang Bulog Bojonegoro Ferdian Darma Atmaja menyampaikan, Bulog berperan sebagai operator atau stabilisator pasokan di pasaran.

Sehingga terkait kenaikan HET, belum mengetahui alasan pastinya. ‘’Kami menjalankan sesuai arahan. Alasan pastinya di bapanas,” katanya terpisah.

Sementara itu, untuk stok beras di gudang bulog untuk Bojonegoro dipastikan aman hingga tiga bulan ke depan termasuk Idul Adha. Karena persediaan per Senin (10/6) mencapai 10.000 ton. Serapannya seimbang antara luar negeri (LN) dan dalam negeri (DN).

‘’Fifty-fifty (50:50) perbandingannya. Mencukupi hingga sekitar awal September. Dengan catatan tidak ada serapan lagi. karena bersifat dinamis,” terang pria asal Pamekasan itu.

Sedangkan, untuk harga beras di pasaran terpantau mengalami kenaikan. Beras medium saat ini sekitar Rp 12.000 per kilogram dan premium Rp 13.500-Rp 14.00-0 per kilogram.

‘’Hampir dua minggu. Sekitar sebelas hari (12 hari, red) harga beras naik. Sekarang saya jual (premium) Rp 13.500 per kilogram,” kata Sri Wahyuni pedagang di Pasar Kota kemarin. (yna/msu)

Editor : Hakam Alghivari
#LN #beras naik #dkpp #het #GKP #DN #bojongoro