BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Harga kambing menjelang Idul Adha tembus Rp 2,5 juta per ekor. Diprediksi bakal terus mengalami kenaikan mendekati hari H. Sebab, kebutuhan semakin meningkat.
‘’Sekarang ini harga kambing tren naik,’’ kata peternak di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, As'ari.
Menurut dia, kenaikan harga kambing atau domba biasa terjadi sejak sebulan sebelum Idul Adha. Karena permintaan masyarakat terus meningkat.
Harga kambing mencapai Rp 2,3 juta hingga Rp 2,5 per ekor. Menyesuaikan jenis serta beratnya. ‘’Biasanya masyarakat ada yang memilih kambing atau domba bertanduk. Tapi, ada juga yang jogrokan atau per ekor tidak ada kriteria khusus,’’ jelas pria 30 tahun itu.
Namun, kata dia, rerata masyarakat Bojonegoro lebih menyukai kambing atau domba bertanduk. Harganya lebih mahal selisih sekitar Rp 300 ribu per ekor sampai Rp 500 ribu per ekor. As'ari memprediksi, harganya akan terus mengalami kenaikan mendekati hari H Idul Adha. ‘’Karena kebutuhannya meningkat,’’ lanjutnya.
Dia menambahkan, peternakannya kini mendistribusikan domba hampir di seluruh kecamatan. Seperti Kecamatan Kapas, Dander, Kalitidu, hingga Ngasem. Sementara itu, domba siap dijual untuk Idul Adha 17 Juni mendatang mencapai 50 ekor dari sekitar 100 ekor. ‘’Indukannya lebih sedikit,’’ jelas dia.
Dio Giovani peternak asal Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas menambahkan, harga kambing mendekati hari H bakal terus mengalami kenaikan. Diprediksi mencapai Rp 3 juta per ekor. Dia melanjutkan, sementara ini belum menjual. ‘’Kemungkinan (jual) mendekati hari H besok. Bisa sekitar Rp 3 juta per ekor,’’ pungkasnya. (yna/msu)
Editor : Hakam Alghivari