Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

30 Persen CJH Kabupaten Bojonegoro Masuk Golongan CJH Resiko Tinggi

Hakam Alghivari • Jumat, 26 April 2024 | 18:20 WIB
SIMULASI HAJI: CJH Bojonegoro sedang simulasi haji, dinkes menemukan sekitar 30 persen CJH punya penyakit risiko tinggi.
SIMULASI HAJI: CJH Bojonegoro sedang simulasi haji, dinkes menemukan sekitar 30 persen CJH punya penyakit risiko tinggi.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Suasana haru mengiringi lantunan talbiah di manasik haji hari kedua kemarin (25/4). Para calon jemaah haji (CJH) dengan baju serba putih-putih tersebut tampak bersemangat mengikuti setiap materi dan praktik pelaksanaan ibadah haji.

Sorot bahagia terpancar dari aura wajah para CJH yang akan menunaikan ibadah di Tanah Suci tahun ini.

Tercatat sebanyak 1.545 CJH Bojonegoro yang bakal berangkat tahun ini. Selain itu, sebanyak 90 CJH cadangan juga mengikuti kegiatan manasik haji. Bertujuan, jika naik status menjadi reguler dan bisa berangkat tahun ini, sudah siap berangkat. Sekitar 30 persen mengalami resiko tinggi (risti).

Menurut Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro Abdulloh Hafidz, manasik tingkat kabupaten di hari kedua kemarin (25/4) berisi materi lanjutan. Kemudian, praktik pelaksanaan haji selama di Makkah dan Madinah.

Sebanyak 1.545 CJH Bojonegoro yang akan berangkat tahun ini. Sekitar 30 persen jemaah risti, sesuai hasil pendataan petugas kesehatan. Dilakukan identifikasi lebih dalam terkait tingkat risti masing-masing jemaah dan terdapat edukasi tersendiri.

‘’Jemaah tergolong risti bukan karena usia, tapi karena penyakitnya. Namun, rerata jemaah di atas 60 tahun termgolong risti,’’ ujarnya.

Dia melanjutkan, dari jumlah 90 CJH cadangan Bojonegoro. Rabu (12/4) malam terdapat empat jemaah naik status menjadi reguler. Sehingga, terdapat sekitar 86 CJH cadangan Bojonegoro saat ini.

‘’Setelah kegiatan manasik tingkat kabupaten ini, tinggal persiapan keberangkatan. Seperti, persiapan barang bawaan, syukuran, dan menunggu kepastian jam keberangkatan dari Kemenag nantinya,’’ tambahnya.

Muntahir, salah satu jemaah haji asal Jetak tampak bersemangat di usianya yang telah mencapai 85 tahun. Sudah lama menabung agar bisa berangkat haji. Sehingga, merasa senang ketika mendapat panggilan untuk bisa berangkat haji tahun ini.

‘’Insya Allah masih kuat,’’ tuturnya. (ewi/msu)

Editor : Hakam Alghivari
#cjh #kesehatan #kemenag #bojonegoro