BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro menggelar gerakan pasar murah dalam rangka stabilitas pasokan dan harga pangan.
Juga, dilaksanakan apel siaga pengamanan pasokan dan harga pangan periode hari besar keagamaan nasional (HBKN) menjelang Hari Raya Idul Fitri 2024 oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Dilakukan serentak di 38 provinsi, 514 kabupaten/kota. Di Bojonegoro, apel dilaksanakan melalui zoom bersama di Balai Desa Mojoranu, Kecamatan Dander Senin (1/4).
Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Pangan DKPP Bojonegoro Moch Rudianto mengatakan, hari ini digelar kegiatan pangan murah serentak seluruh Indonesia.
DKPP tahun ini melaksanakan kegiatan serupa tahun ini sekitar 19 kali. Jadi, akan terus berlangsung hingga akhir tahun nanti. Kegiatan ini bertujuan stabilitas pasokan dan harga pangan. Mengingat, akhir-akhir ini harga bahan pokok cenderung naik.
‘’Ini menjadi upaya DKPP dalam rangka stabilitas pasokan dan harga pangan di Bojonegoro. Gerakan pangan murah ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Himah, warga Desa Wedi, Kecamatan Kapas merasa senang dengan adanya pasar murah yang digelar oleh DKPP Bojonegoro. Karena harga bahan pokok yang dijual jauh lebih murah dibanding di toko atau pasar-pasar pada umumnya.
Di tengah harga bahan pokok yang saat ini melambung, masyarakat bisa membeli bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Tentu hal ini sangat membantu menekan pengeluaran ekonomi masyarakat.
“Sangat membantu, terlebih menjelang lebaran ini harga bahan pokok naik semua. Padahal kebutuhan lagi meningkat. Jadi, pasar murah ini sangat membantu masyarakat,” pungkasnya. (*/ewi)
Editor : Yuan Edo Ramadhana