RADARBOJONEGORO.JAWAPO.COM - Pengentasan kemiskinan masyarakat Kabupaten Bojonegoro menjadi prioritas salah satu program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Berbagai upaya telah dilakukan untuk kesejahteraan warganya.
Salah satunya dengan adanya bantuan pangan non tunai daerah (BPNTD). Para keluarga penerima manfaat (KPM) bersyukur dan merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan sosial (bansos) dari Pemkab Bojonegoro ini.
Munsri'ah penerima bansos asal Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang merasa sangat terbantu dengan adanya bansos yang diberikan oleh Pemkab Bojonegoro. Dengan adanya bansos ini membantu ia dan keluarga dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Khususnya, untuk kebutuhan dasar.
"Sangat terbantu dengan diberikannya bansos ini," ujarnya.
Ibu satu anak tersebut melanjutkan, dengan diberikannya bansos oleh Pemkab Bojonegoro merupakan bentuk dari keperdulian untuk masyarakat kalangan menengah bawah. Mengingat, kehidupannya dan keluarga juga tergolong tidak mampu. Bahkan, untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari juga kesulitan. Namun, dengan adanya bansos ini menjadi lebih terbantu.
"Terima kasih banyak kepada Pemkab Bojonegoro karena telah membantu kami sekeluarga. Sangat terbantu untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari," katanya.
Kepala Dinas Sosial Bojonegoro Arwan mengatakan, sasaran BPNTD merupakan orang-orang tidak mampu. Awalnya penerima BPNTD merupakan masyarakat kurang mampu yang belum tercover BPNT pusat.
Misalnya, seperti terkendala trouble data. Sehingga, KPM yang semula mendapatkan BPNT pusat menjadi tidak mendapatkan. Padahal masih tergolong kurang mampu dan membutuhkan. Saat terjadi demikian, pemkab membuat kebijakan untuk diberikan BPNTD.
"Tujuannya, untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga tidak mampu dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar," tuturnya. (ewi/cho)
Editor : Hakam Alghivari