RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Program rekognisi pembelajaran lampau (RPL) desa dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro memberikan banyak manfaat untuk penerima. Pemerintah desa (pemdes) yang menerima program ini bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Tidak hanya untuk memperkaya ilmu pribadi, program ini juga membuat SDM pemdes lebih memahami terkait ilmu pemerintahan. Tentunya akan bisa memberikan pelayanan lebih baik dan prima kepada masyarakat di wilayahnya.
Suyono Kasi Pemerintahan Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang mengatakan, menerima beasiswa RPL pada jurusan Ilmu Administrasi Negara di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada 2021 hingga 2023.
Program RPL desa dari Pemkab Bojonegoro ini membawa banyak dampak positif. Termasuk, dalam pengelolaan pemerintah desa yang lebih baik.
“Adanya program RPL ini, kami mampu mengetahui ilmu bidang pemerintahan. Khususnya, dalam membentuk pemerintah desa yang akuntabel, partisipatif dan berinovasi,” ujar alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum tersebut.
Menurut Suyono, dengan program RPL desa dari Pemkab Bojonegoro, mendapatkan respons baik para pemdes. Pemdes sangat senang karena masih diberi kesempatan untuk belajar, menuntut ilmu di jenjang sarjana.
Dia melanjutkan, meskipun banyak tugas selama masa kuliah. Namun, hal tersebut tidak mempengaruhi kinerja di pemdes. Terlebih, waktu proses kegiatan belajar mengajar mengkondisikan dengan waktu di luar jam pelayanan di pemdes.
Meskipun proses kegiatan belajar mengajar melalui dalam jaringan (daring) dan sering dilakukan pada malam hari dengan kondisi mengantuk. Namun, tetap semangat dan berhasil mendapat hasil akhir memuaskan.
“Semoga di 2024 ini bisa mendapatkan lanjutan dari program RPL, yakni di jenjang S2,” harapnya. (ewi/cho)
Editor : Hakam Alghivari