LAMONGAN, Radar Lamongan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menjadwalkan kegiatan operasi pasar murah (OPM) di beberapa titik. Hingga bulan ini, kegiatan OPM untuk stabilisasi harga sudah dilakukan 15 kali lebih. Operasi pasar ini dilakukan untuk mengendalikan harga yang melambung beberapa waktu, serta sebagai upaya memenuhi kebutuhan pokok.
Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA mengatakan, OPM ini akan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Karena dalam OPM ini disediakan kebutuhan pokok beras dan gula.
‘’Alhamdulillah OPM ini sangat dinantikan masyarakat karena harga yang ditawarkan di bawah normal,’’ ujar Bupati Yes.
Bupati Yes menuturkan, OPM akan digelar beberapa titik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Minggu lalu juga membuka OPM di wilayah Pantura dan besok akan dilalukan di Laren, Sukorame, dan kecamatan lain.
‘’Semoga kegiatan ini bermanfaat dan bisa membantu pemenuhan kebutuhan masyarakat,’’ tuturnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lamongan, Anang Taufik menjelaskan, OPM kemarin disiapkan 1,5 ton gula kristal dan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) sebanyak 5 ton. Harga beras Rp 51 ribu untuk 5 kg, dan gula Rp 15 ribu setiap kilonya.
‘’Kegiatan ini bekerjasama dengan Bulog dan KTM dan akan lebih intens lagi selama Ramadan,’’ jelasnya.
Anis, salah satu pengunjung OPM asal Deket mengaku senang dengan kegiatan ini. Karena harga yang ditawarkan terjangkau dengan kualitas barang yang baik. Harapannya OPM selanjutnya semakin banyak komoditi yang disiapkan, seperti minyak goreng, bawang merah, dan lainnya.
‘’Sangat senang ada OPM karena bisa mendapatkan beras dengan harga lebih rendah, juga gula yang sekarang harganya sangat tinggi,’’ tambahnya. (rka/ind)
Editor : Hakam Alghivari