Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Perkuat Akar Budaya, Pindahkan Tanah Makam Samin Surosentiko ke Bojonegoro

Hakam Alghivari • Rabu, 21 Februari 2024 | 22:05 WIB

 

SIMBOLIS: Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto didampingi Sekda Pemkab Bojonegoro Nurul Azizah menyerahkan tanah makam Samin Surosentiko kepada ahli waris Samin di Pendapa Malowopati Selasa (20/2).
SIMBOLIS: Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto didampingi Sekda Pemkab Bojonegoro Nurul Azizah menyerahkan tanah makam Samin Surosentiko kepada ahli waris Samin di Pendapa Malowopati Selasa (20/2).

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menggelar apel penyerahan tanah makam Samin Surosentiko di halaman Pendapa Malowopati Selasa (20/2). Tanah makam diambil secara langsung dari Sawahlunto, Sumatra Barat oleh tim pemkab.

Kemudian, diserahkan kepada Penjabat (Pj) Bupati Bojonegoro Adriyanto untuk diberikan secara langsung kepada ahli waris Samin Surosentiko. Pemindahan makam Samin Surosentiko bertujuan untuk memperkuat akar budaya di Bojonegoro.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro Nurul Azizah mengatakan, Samin Surosentiko lahir pada 1859 di Blora, Jawa Tengah dan meninggal pada 1914 di Sawahlunto, Sumatra Barat. Dalam ajaran hidupnya diajarkan petuah luhur.

Yakni, jujur, sabar, trokal (semangat tidak pantang menyerah), dan menerima. ’’Mbah Samin ini digdaya, artinya memiliki jumlah pengikut cukup banyak,” tambahnya. Dia menyampaikan, sebelumnya tim pemkab telah melakukan kunjungan ke Sawahlunto, Sumatera Barat pada awal 2015 lalu.

Bermaksud memindahkan makam Samin Surosentiko ke Bojonegoro. Namun, belum ada kepastian. Kemudian, pada 17 Februari 2024 kembali melakukan perjalanan dan diberikan persetujuan secara penuh untuk menggali dan mengambil tanah makam Samin Surosentiko.

Selanjutnya, pada 18 Februari 2024 telah dilakukan pengambilan tanah makam yang berada di atas gunung di perhutanan Sawahlunto. Penuh perjuangan, tim Pemkab Bojonegoro harus melalui jalan terjal sekitar 2.000 meter.

Dilalui dengan menapaki bukit, merangkak, dan tangan berpegangan dengan akar pohon untuk sampai di lokasi makam. ’’Sesuai pesan Mbah Harjo Kardi, bahwa harus ada leluhur yang dikembalikan,” ujarnya.

Pj Bupati Adriyanto mengatakan, dengan membawa kembali tanah makam Samin Surosentiko banyak nilai-nilai bisa pelajari. Juga, sebagai pandangan hidup dan akar budaya. Terutama, semangat, cara pandang, dan nilai-nilai kehidupan yang diajarkannya.

’’Dengan dikembalikannya makan ini akan memperkaya budaya Bojonegoro,” tuturnya. Orang nomor satu di Bojonegoro tersebut menambahkan, dengan dimakamkannya kembali Samin Surosentiko di Bojonegoro dapat pengingat bersama.

’’Semoga nilai-nilai luhur yang diajarkan juga dapat menjadi acuan dan panutan kita semua,’’ harapnya. Keturunan Samin Surosentiko, Bambang Sutrisno mengatakan, terima kasih kepada Pemkab Bojonegoro karena telah ikut melestarikan warisan leluhur. ’’Kami dari keluarga sangat bangga dan senang sekali. Ini merupakan sebuah simbol perhatian pemkab dengan keberadaan kami di Kecamatan Margomulyo,” ujarnya. (*/ewi)

 

Editor : Hakam Alghivari
#tanah #Budaya #akar #samin surosentiko #makam #bojonegoro