BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Darah seni Alit Saksama Purnayoga mengalir ibunya. Camat Sekar ini hobi bermusik sejak SD. Kecintaannya bermusik membuat ia menguasai berbagai alatnya.
Mulai dari gitar, keyboard, hingga bass. Bahkan, ia memiliki beragam koleksi alat musik di rumahnya. Mulai klasik hingga modern. Seperti, gitar, keyboard, dan berbagai alat akustik. Seperti, gitar kecil, ukulele, hingga cajon.
Kemampuan bermain musik yang dimiliki Alit menurun dari orang tuanya. Ibunya merupakan seorang penyanyi keroncong mulai sekitar 1960-an.
Sebagai pegawai negeri sipil (PNS), ibunya sering tampil di berbagai acara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.
Mulai dari vokalis, karawitan, dan berbagai seni tradisional lainnya. Tidak hanya ibunya, keluarga besar Alit juga memiliki darah seni yang sama.
‘’Mulai dari nenek, ibu, para tante, begitupun dengan saya. Semua memiliki darah seni,’’ ujarnya.
Lahir di keluarga pecinta seni membuat Alit akrab dengan dunia musik sejak kecil. Bahkan, saat masih duduk di bangku kelas 5 SD sudah pernah mengikuti lomba kompetisi gitar tingkat Provinsi Jawa Timur.
Selain itu, pernah tampil untuk memainkan gitar klasik di Malang pada masa yang sama. ‘’Tapi, karena tekniknya sulit. Jadi, hanya untuk memenuhi kompetisi. Dari situ mendapat pengalaman tentang kompetisi music seperti apa. Khususnya, di tingkat provinsi,’’ kenangnya.
Alit mengaku sering tampil di berbagai acara pertunjukan di sekolah. Bahkan, saat menginjak jenjang SMP ia memelopori membawa alat musik ke sekolah. Di saat rerata para siswa menjalankan hobi olahraganya, ia datang ke sekolah dengan naik sepedah membawa gitar.
Dari situ, ia dan teman-teman pecinta musik lainnya sering kumpul. Dan, memainkan gitar saat ada jam kosong.
‘’Sempat punya band. Saat SMP bermain band sama teman-teman. Kemudian, saat SMA malah semakin menekuni dan mulai tampil di acara festival musik,’’ tambahnya.
Selain menguasai berbagai alat musik, Alit juga ahli memainkan beragam genre lagu. Mulai dari klasik hingga modern.
Aliran musik yang dimainkan Alit sesuai dengan perkembangan zaman. ‘’Dulu, lebih sering memainkan aliran rock sesuai tren anak-anak 1990-an. Sedangkan, sekarang lebih lebih sering memainkan lagu pop. Sesuai dengan lagu-lagu yang sedang trend saat ini,’’ lanjutnya.
Bagi Alit, musik merupakan sebuah hobi yang bisa menghilangkan stres. Bahkan, di tengah kesibukannya sebagai aparatur sipil negara (ASN). Ia masih menyempatkan untuk bermain band bersama teman-temannya di waktu libur.
‘’Senin sampai Jumat bekerja, Sabtu olahraga, Minggu terkadang mengisi waktu dengan ngeband. Biasanya main band dengan Pak Camat Purwosari, Sekretaris Camat Ngasem, dan beberapa teman lainnya. Saya bagian pegang bas,’’ pungkasnya. (*/msu)
Editor : Hakam Alghivari