Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pembangunan Infrastruktur di Kecamatan Ngambon Tekan Biaya Transportasi Logistik

Hakam Alghivari • Sabtu, 17 Februari 2024 | 20:15 WIB
KONEKSI: Pemkab telah membangun jembatan di Kecamatan Ngambon melancarkan transportasi yang mendongkrak pertumbuhan ekonomi. (YANA DWI KURNIAWATI/RDR.BJN)
KONEKSI: Pemkab telah membangun jembatan di Kecamatan Ngambon melancarkan transportasi yang mendongkrak pertumbuhan ekonomi. (YANA DWI KURNIAWATI/RDR.BJN)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro  - Pembangunan infrastruktur dinilai merata di seluruh kecamatan. Termasuk Kecamatan Ngambon yang cukup jauh dari wilayah perkotaan.

Jaraknya sekitar 33 kilometer dengan waktu tempuh hampir satu jam. Kian dimasifkan tujuannya mempermudah akses transportasi masyarakat dari berbagai daerah dan profesi.

Salah satunya untuk transportasi logistik para petani. ‘’Tahun lalu ada pembangunan jalan di desa kami. Di antaranya jalan lingkungan,’’ kata Kusnan Ali, warga Desa Nglampin, Kecamatan Ngambon kemarin (16/2).

Dia melanjutkan, kondisi jalan di sekitar rumahnya sebelum dibangun berupa makadam dan paving. Kemudian, diperbaiki menjadi cor pada Desember 2023. Kondisinya lebih mulus dan lancar memudahkan akses transportasi masyarakat termasuk petani.

‘’Setelah dibangun tidak sempit lagi jalannya. Truk bisa masuk mengangkut hasil pertanian,’’ ungkap Kus, sapaan akrabnya.

Menurut dia, selain mempermudah akses juga mengurangi biaya transportasi kendaraan ketika masa panen tiba. Tidak bolak-balik menggunakan motor. Namun, bisa sekaligus dengan kendaraan bisa memuat lebih banyak.

Dia berharap, pembangunan infrastruktur khususnya jalan tidak hanya dilakukan di tahun sebelumnya. Tapi, juga di tahun ini dan ke depannya. ‘’Karena masih banyak jalan perlu dibangun dan perbaiki,’’ ujarnya.

MULUS: Warga melintas di Jalan Raya Ngambong yang sudah mulus. (YANA DWI KURNIAWATI/RDR.BJN)
MULUS: Warga melintas di Jalan Raya Ngambong yang sudah mulus. (YANA DWI KURNIAWATI/RDR.BJN)

Camat Ngambon M. Ridwan Sayyadi menambahkan, ada beberapa pembangunan infrastruktur di kecamatan setempat. Mulai dari proyek strategis nasional (PSN) Jalan Ngambon-Pasar Dawe, jalan dan jembatan poros desa hingga lingkungan, drainase, jalan usaha tani, penerangan jalan umum (PJU), hingga kantor atau balai desa.

‘’Yang sebelumnya makadam dan paving sekarang sudah ada peningkatan jadi cor dan aspal. Termasuk jalan desa melalui BKKD (bantuan khusus keuangan desa). Pada 2023 satu desa mendapatkan,’’ jelasnya.

Ridwan melanjutkan, banyak manfaat dari pembangunan infrastruktur di daerahnya. Dari mobilitas barang dan orang yang semakin mudah hingga menurunkan biaya transportasi logistik.

 

 

Seperti kendaraan pengangkut hasil pertanian. Terutama padi, jagung, dan pisang. Petani mudah mendistribusikan ke pembeli maupun sebaliknya. ‘’Jadi, ketika jalan semakin lancar dan mudah diakses dapat menekan biaya transportasi. Karena setiap panen pisang kami didistribusikan ke wilayah perkotaan,’’ terangnya.

Bahkan, sekali panen dapat menghasilkan sekitar 10 ton pisang yang dikirim ke luar kecamatan. Dia menambahkan, pembangunan lain seperti bali desa menjadikan masyarakat merasa bangga terhadap wilayahnya meski dari pedesaan. Serta, dapat meningkatkan pelayanan karena kondisi yang nyaman.

‘’Mereka jadi merasa senang dan ada yang dibanggakan. Juga, dapat meningkatkan layanan pemerintah desa (pemdes) karena balai desanya semakin bagus dan nyaman,’’ pungkasnya.  (*/yna)

Editor : Hakam Alghivari
#Perbaikan #pembangunan #bojonegoro #Infrastruktur #ngambon