BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Persibo Bojonegoro harus mewaspadai semua tim yang lolos ke delapan besar Liga 3 Jatim. Khususnya yang akan dihadapi dan tergabung di grup MM. Karena dipastikan kualitasnya bagus.
Semua pemain harus menampilkan performa terbaik ketika diturunkan jajaran pelatih. Selain itu, dukungan dari masyarakat Bojonegoro dibutuhkan. Terlebih klub berjuluk The Giant Killer berstatus tuan rumah.
CEO Persibo Eko Setyawan mengatakan, tim yang masuk babak delapan besar tentu memiliki kualitas yang bagus. Sehingga semua harus diwaspadai. Terlebih tim-tim tersebut sudah melalui beberapa babak.
Semua pemain Persibo setiap laga harus totalitas. Siapapun yang dimainkan wajib kerja keras dan memberikan yang terbaik kepada tim maupun masyarakat Bojonegoro.
Pihaknya mengaku semua pemain, pelatih, ofisial serta manajemen bertekad mengembalikan kejayaan Persibo.
Tentu dukungan masyarakat sangat penting dalam mengembalikan kiprah Laskar Angling Dharma di kancah sepak bola Indonesia dengan bermain di Liga 2 dan Liga 1 2025 nantinya.
‘’Ayo dukung langsung Persibo pada semua laga delapan besar dengan hadir di Stadion Letjend Soedirman (SLS),” ungkapnya.
Humas Drago Tifoso Curva Nord (DTCN) Nofian Faridhotan mengatakan, Persedikab Kediri menjadi lawan terberat di grup MM babak delapan besar Liga 3 Jatim. Sedangkan Perssu Sumenep yakin mampu dikalahkan.
‘’Ketika mampu mengalahkan PSM Madiun akan menjadi rekor musim ini dengan mengalahkan tiga tim dari perwakilan Kota dan Kabupaten Madiun dalam satu kompetisi,” jelasnya.
Nofian menilai target juara zona Jatim harus tercapai. Sehingga perlu kerja keras semua pihak untuk meraih juara Liga 3 Jatim
Menurut Nofian kinerja manajemen dan panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persibo patut diapresiasi. Terlebih bisa kembali ditunjuk sebagai tuan rumah Liga 3 Jatim untuk ke empat kalinya.
‘’Ini menjadi bukti keseriusan membawa Persibo naik kasta ke Liga 2,” ujarnya. (irv/msu)
Editor : Hakam Alghivari