Kunjungan Jokowi di Blora: Nominal KIP SMA Dinaikkan
Hakam Alghivari• Rabu, 24 Januari 2024 | 18:45 WIB
PRESIDEN MENYAPA: Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi menyapa ribuan warga Blora. Mereka juga berbagi kaus ke warga setempat (IST/RADAR BOJONEGORO)
BLORA, Radar Bojonegoro - USAI meresmikan Jalan Inpres di Kecamatan Ngawen dan pantau program Kartu Indonesia Sehat (KIS), Presiden Jokowi lanjut menjumpai ratusan pelajar SD hingga SMA Blora untuk menyerahkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) di GOR Mustika Blora, Selasa sore (23/1).
Di saat sambutan, Presiden memamerkan berbagai program pendidikan gratis yang sejauh ini dijalankan. Ia pun menanyai beberapa siswa guna memastikan progam pendidikan gratis dari jenjang SD hingga SMA itu berjalan.
Menurutnya, ke depan persaingan akan makin sulit. Sumber daya manusia pun akan menjadi kunci. Karena itu, menurutnya anak-anak harus sekolah. ’’Saya tidak mau anak-anak tidak sekolah karena tidak mampu. Semua harus sekolah,” tuturnya.
Mengingat pemerintah sudah menyediakan fasilitas. Berupa anggaran dan program. KIP sudah menganggarkan Rp 11 triliun untuk 20 juta masyarakat miskin rakyat Indonesia. Untuk kuliah, pemerintah juga sediakan Rp 12,8 triliun. ’’SD diberi Rp 450 ribu. SMP Rp 750 ribu. SMA dan SMK semula Rp 1 juta dan kini naik jadi Rp 1,8 juta,” jelasnya.
Selain jenjang SD hingga SMA, menurutnya, ada pula pogram kuliah gratis. Di antaranya lewat beasiswa LPDP, yang mana memungkinkan kuliah hingga jenjang S-3. ’’Kemarin waktu di Magelang, saya tanya bapak ibu kerja apa. Ada yang kuli bangunan. Ada yang sopir. Meski begitu, anak-anak harus sekolah, kuliah hingga lulus,” tuturnya.
Jokowi pun meminta para orang tua juga melakukan pengawasan kepada anak-anaknya agar benar-benar sekolah dengan baik. Agar fasilitas yang diberikan negara termanfaatkan secara optimal. (*/hul)