BLORA, Radar Bojonegoro – Kondisi eks lapangan golf yang mangkrak di Kelurahan Kunden menjadi atensi publik. Terlebih, beredar informasi diduga digunakan sebagai tempat mesum. Bupati Blora Arief Rohman merasa prihatin atas peristiwa itu. Lantaran banyak ditemukan bungkus alat kontrasepsi.
Eks lapangan golf diketahui kondisinya mangkrak tidak terawat. Lapangan dengan luas sekitar 10 hektare itu banyak ditumbuhi tanaman liar di beberapa titik. Kondisi ini pun digunakan sepasang kekasih melakukan perbuatan tidak senonoh. ’’Kami minta nanti dinas terkait bisa menutup atau seperti apa biar orang tidak bisa ke situ,” ucap Bupati Blora Arief Rohman.
Bupati Arief berharap lapangan olahraga tersebut tidak digunakan sebagai tempat mesum. Tetapi, digunakan aktivitas produktif dan positif. Arief mengaku merencanakan pengelolaan aset eks lapangan golf. ’’Investor eks lapangan golf sudah ada yang berninat. Tinggal kami matangkan. Perencanaan sudah kami buat. Semoga bisa kita tindaklanjuti,” jelasnya.
Perlu diketahui, eks lapangan golf merupakan aset milik Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora. Di antaranya direncanakan sebagai pusat tempat edukasi hingga ekowisata. ’’Golf rencana kayak semacam pusat edukasi. Ada untuk tanam-tanaman dan buah-buahan. Karena wahananya kan luas,” tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kunden Bripka Teguh Waluyo akui sering mendapat laporan tempat tersebut kerap dijadikan untuk mesum. Saat ada laporan, biasanya pihaknya langsung terjun ke lokasi. ’’Kami kerap menemukan sepasang bukan suami istri. Melakukan perbuatan tak semestinya,” tuturnya.
Pihaknya juga beberapa kali menemukan bungkus alat kontrasepsi, tisu magic, hingga bungkus jamu kuat di eks lapangan golf sebelah selatan itu. (hul/bgs)
Editor : Hakam Alghivari