BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pembangunan jalan aspal program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) sangat membantu percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya di tingkat desa. Di Kecamatan Kepohbaru ada enam desa penerima BKKD pada 2023. Meliputi Desa Krangkong, Bayemgede, Sumberagung, Jipo, Tlogorejo, dan Bumirejo.
Dengan mendapatkan bantuan tersebut, pemerintah desa bisa memberikan akses jalan mulus pada masyarakat.
Adanya BKKD ini, pemerintah desa bisa memberikan percepatan pembangunan infrastruktur terutama pada jalan. Aspek dominan yaitu pada jalan, ketika jalan mulus ekonomi masyarakat juga bisa meningkat.
Urip, salah satu tokoh masyarakat Desa Krangkong, Kecamatan Kepohbaru mengaku senang, jalan di desanya diaspal sepanjang 750 meter.
Pria itu berterima kasih pada pemerintah daerah, dengan adanya bantuan tersebut masyarakat bisa merasakan dampak positif dari pembangunan infrastruktur. Program bantuan keuangan di desa ini sangat dirasakan masyarakat, ‘’Sekarang jalan di desa kami semakin ramai. Jalan ini tidak hanya dinikmati masyarakat desa saja. Tetapi dari kabupaten tetangga juga. Karena letaknya yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan,’’ ujarnya.
Lebih lanjut, dia juga menyampaikan saran pembangunan selanjutnya. Dirinya berharap agar kedepan jalan dicor, agar lebih bertahan lama. Karena kontur tanah di desanya mudah bergerak.
‘’Kami berterima kasih untuk pembangunan jalan beraspal ini. Kalau bisa, nantinya dicor sekalian biar lebih awet,’’ ungkapnya.
Selain pembangunan jalan beraspal, tahun lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro juga membangun jembatan, saluran air, dan program atap, lantai, dinding (aladin).
Dalam program aladin, pemkab membangun 30 rumah di Desa Woro. Meliputi 10 rumah di Dusun Woro, 10 unit di Dusun Ngujo, dan 10 rumah di Dusun Sidonganti.
Sujani, salah satu penerima bantuan aladin asal Dusun Woro berterima kasih kepada pemkab atas bantuannya. Dirinya tak menyangka rumahnya bisa jadi bagus. ‘’Terima kasih sekali untuk bantuan pemerintah, saya tak menyangka punya rumah yang bagus,’’ tuturnya.
Dia bahagia, karena kini rumahnya jadi lebih layak huni. Pria yang berprofesi sebagai petani ini senang, karena bangunan yang diberikan menggunakan material yang bagus. ‘’Alhamdulillah tidak ada keluhan soal bangunan, bagus,’’ katanya. (*/tih)
Editor : Hakam Alghivari