BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus berupaya meningkatkan dan melakukan pemerataan infrastruktur di semua wilayah kecamatan. Salah satunya di Kecamatan Kedungadem.
Pada 2023 Pemkab Bojonegoro membangun dan meningkatkan beberapa infrastuktur di kecamatan berbatasan dengan Kabupaten Lamongan, Jombang, dan Nganjuk tersebut.
Mulai dari pembangunan jalan rigid beton dan aspal, pembangunan dan pelebaran jembatan, rehabilitasi gedung sekolah, dan tembok penahan tanah (TPT).
Salah satu pembangunan yang dirasakan besar manfaatnya berupa pembangunan Jembatan Panjang. Jembatan sebelumnya berbahan papan kayu tersebut menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Kedungadem.
Muktiasih, warga Desa/Kecamatan Kadungadem bersyukur jembatan sudah dibangun. Sehingga masyarakat mudah melintas. Telebih sebelumnya sulit dilewati.
‘’Dibangun bulan lima 2023 lalu,” jelasnya.
Muktiasih menjelaskan, jembatan yang sudah layak memudahkan akses masyarakat. Seperti masyarakat sakit lebih mudah ketika dibawa ke fasilitas kesehatan.
Rukayah warga lainya menambahkan, sebelum dibangun jembatan terbuat dari kayu. Setelah dibangun lebih kokoh. Sehingga masyarakat lebih mudah melintas dan kemudahan akses memberikan banyak manfaat.
‘’Lebih kuat setelah dicor,” jelasnya.
Kepala Desa Panjang, Kecamatan Kedungadem Hari Hartono menjelaskan, jembatan tersebut menghubungkan antardesa. Seperti Desa Panjang dan Dayukidul. Panjang jembatan sekitar 24 meter (m) dengan lebar 4 m.
Jembatan itu sebelumnya terbuat dari papan kayu dan banyak yang sudah lapuk. Sehingga pada 2023 lalu dibangun lebih baik dan layak.
Pihaknya berterima kasih jembatan sudah dibangun. Sehingga sangat berguna bagi pengguna dan masyarakat. Sebelum dibangun masyarakat kesulitan ketika ingin menjual hasil pertanian karena tidak bisa dilewati truk.
‘’Masyarakat bisa menikmati,” jelasnya. (*/irv)
Editor : Hakam Alghivari