’’Jumlah penumpang ada kenaikan, tapi tidak signifikan,” jelas Kepala Stasiun Cepu Dennie Wahyudi.
Dennie mengatakan, tidak ada penambahan gerbong kereta tujuan Stasiun Cepu. Penambahan gerbong untuk kereta dengan kapasitas rangkaian maksimum. Terkait persiapan Nataru, Daop 4 Semarang telah melakukan pengecekan jalur jauh-jauh hari. Guna memastikan perjalanan aman dan nyaman.
Kepala Daop 4 Semarang Daniel Johannes Hutabarat melalui Humas Daop 4 Semarang Franoto Wibowo menjelaskan, dari sisi kesiapan material sarana prasarana, Daop 4 Semarang telah menyiapkan AMUS (alat material untuk siaga). Salah satunya di Blora. ’’AMUS di Kradenan, Doplang, Randublatung, Cepu, Kedungjati, dan Gundih,” jelasnnya.
Ia memaparakan, AMUS yang disiapkan terdiri atas pasir, bantalan rel, dan peralatan ringan hingga alat berat seperti mesin perawatan jalan rel (MPJR). Fungsinya untuk merawat serta memelihara kondisi jalur rel agar tetap layak dilintasi kereta api.
Pihaknya menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan kereta api menjadi fokus utama. KAI terus melakukan pemeriksaan secara berkala terhadap titik rawan bencana. Serta, meningkatkan penjagaan di perlintasan liar dengan berkoordinasi dan mengoptimalkan seluruh stakeholder, termasuk masyarakat. (luk/bgs)
Editor : Hakam Alghivari