BLORA, Radar Bojonegoro – Usaha pertenakan kambing perah di Blora cukup menjanjikan. Salah satu yang menekuni adalah Kukuh Eko Prasetyo. Desa Ngrambitan Kecamatan Japah tersebut kini bisa menghasilkan 35 liter susu kambing per hari.
’’Sekarang sudah ada 120 ekor. Lima pejantan dan 115 kambing betina yang ada di kandang. Murni pernakan sendiri,’’ tuturnya.
Jalan yang ditempuh Kukuh membudidayakan kambing secara mandiri cukup unik. Ia mengkawin silang secara mandiri kambingnya. Hal itu dilakukan untuk memperoleh jenis kambing dengan produksi susu yang kental dan lebih banyak. Akhirnya ia menemukan jenis kambing Sapera. Yakni, merupakan hasil persilangan kambing jenis Jawa Randu dengan Kambing Sanen.
’’Beberapa kali mencoba persilangan, kalau kambing Jawa Randu itu susunya kental tapi produksi sedikit, sedangkan Sanen itu susunya encer tapi produksi banyak,” ujarnya.
Dari semua kambing yang ia miliki, jumlah kambing yang sudah dapat diperah sekitar 20-an kambing. Setiap kambingnya menghasilkan sekitar 2 liter susu. Sehingga, dalam sehari ia dapat memperoleh sekitar 35 liter susu kambing di kandang.
’’Belum semua kambing dapat diperah, untuk kambing jantan biasanya dibesarkan kemudian dijual,” terangnya.
Distribusi susu kambingnya saat ini sudah menjangkau luar daerah. Menurutnya, penjual susu kambing di daerah masih minim. Sedangkan permintaan banyak. Sehingga peluang pasar terbuka lebar, rerata pembeli bertujuan untuk kesehatan keluarga.
’’Susu kambing banyak dicari karena banyak khasiatnya, terutama bagi orang sakit,’’ tutupnya. (luk/zim)
Editor : Yuan Edo Ramadhana