LAMONGAN, Radar Lamongan - IGTKI sejumlah kecamatan masih menggelar babak penyisihan Festival Kolase 2023 yang digelar Jawa Pos Radar Lamongan bersama Dinas Pendidikan Lamongan dan IGTKI Kabupaten Lamongan, Sabtu (9/12). Ketua IGTKI Kecamatan Kalitengah, Supiati menjelaskan, sebanyak 531 siswa TK se-Kecamatan Kalitengah mengikuti lomba kolase di Pendopo Kecamatan Kalitengah.
‘’Kami jadikan satu di kecamatan. Kolase ini bisa memupuk rasa pada anak-anak itu lebih agar berbakti lagi kepada Ibunya,’’ tutur Supiati.
Dia mengatakan, lomba dijadikan dalam satu tempat agar anak-anak antar TK satu dan lainnya bisa saling mengenal. Sehingga memupuk rasa persatuan dan kebersamaan. Supiati berharap, melalui kegiatan ini bisa menumbuhkan kreativitas, kemandirian, dan kemampuan motorik halus pada anak.
‘’Sehingga nanti mereka akan menjadi pribadi yang cerdas, semangat, dan pantang menyerah,’’ ucapnya.
Ketua IGTKI Kecamatan Turi, Ari Windar Nastuti menuturkan, pihaknya juga menggelar festival kolase di Korwil Kecamatan Turi. ‘’Alhamdulillah semangat, lancar, dan sukses,’’ imbuhnya.
Dia berharap kegiatan ini bisa berlanjut, karena bisa meningkatkan kreativitas anak. ‘’Ke depan bisa lebih menarik lagi,’’ harapnya.
Ketua IGTKI Kecamatan Sukodadi, Dwi Hita mengatakan, pelaksanaan festival kolase dilaksanakan di dua tempat, yakni di Pendopo Kecamatan Sukodadi dan ruang pertemuan korwil.
‘’Atas kerjasamanya merasa senang dan antusias, Alhamdulillah lancar,’’ ujarnya.
Ketua IGTKI Kecamatan Paciran, Faizah menjelaskan, kegiatan festival kolase di Kecamatan Paciran sudah dilaksanakan Kamis (7/12). Kemudian hasil disetor dan proses penilaian dilakukan kemarin. ‘’Jadi menjuri harus lihat proses,’’ tutur Faizah.
Ketua IGTKI Kecamatan Lamongan, Moh. Imron mengatakan, IGTKI Kecamatan Lamongan tahapan penilaian kemarin. Pertama lomba dilaksanakan serentak yang diikuti sebanyak 2.641 Kamis (7/12).
Selanjutnya tahapan pengumpulan hasil terbaik dari masing-masing lembaga, dengan ketentuan diambil satu siswa dari sepuluh siswa terbaik, Jumat (8/12). Tahapan penilaian terdapat 261 yang ikut seleksi di kecamatan. Nantinya ada 14 siswa dari kelompok A, dan 12 anak kelompok B yang akan terpilih ikut lomba di tingkat kabupaten.
‘’Hasil karya anak luar biasa. Ternyata kreativitas anak-anak jauh di atas pengetahuan kita,’’ ungkap Imron. (sip/ind)
Editor : Hakam Alghivari