BLORA, Radar Bojonegoro - Data Badan Pusat Statistik (BPS) Blora 2023 tercatat sebanyak 29.351 petani milenial atau 17,61 persen dari populasi petani di daerah. Jumlah tersebut menjadi angin segar bagi generasi pertanian di daerah. Terlebih, bakal ada pengolahan limbah pertanian di daerah.
Tim Sensus Petanian BPS Blora Nova mengungkapkan, tahun ini telah menuntaskan sensus pertanian tahap pertama. Diketahui, jumlah petani milenial dengan rentang usia 19 hingga 39 tahun cukup banyak. Yakni, 29.351 milenial yang bertani di daerah.
’’Data tersebut akan kami paparkan bersama stakeholder termasuk kepada dinas pertanian Blora pekan depan,” jelasnya Selasa lalu (5/12).
Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Peternakan Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Blora Rosalia Dyah Erawati mengungkapkan, pemerintah saat ini sedang mengupayakan agar petani milenial tumbuh dan semakin banyak.
’’Untuk pengembangan petani milenial sudah kami programkan. Masuk di bidang penyuluhan agar mereka terus bertambah,” katanya.
Erawati mengatakan, sistem pertanian yang dikelola anak muda bisa memacu produksi pertanian. Termasuk penggunaan bahan organik yang saat ini juga sedang diprogramkan. Ke depannya, petani milenial di daerah diharapkan bisa menyumbang ketahanan pangan bagi daerah.
Menurutnya, pertanian bagi milenial cukup menjanjikan ke depannya. Sebab, lebih cakap teknologi dan punya gagasan lingkungan. Apalagi di Blora rencananya bakal ada pabrik biomassa yang memanfaatkan limbah hasil pertanian. ’’Tentu hal itu akan menjadi potensial bagi petani mendatang,” jelasnya. (luk/bgs)
Editor : Hakam Alghivari