Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lamongan Ciptakan Aplikasi Siila Fasilitasi, Industri di Lamongan Naik Kelas

Hakam Alghivari • Selasa, 28 November 2023 | 20:50 WIB

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lamongan, Anang Taufiq, menunjukkan hasil industri anyaman yang ada di Kabupaten Lamongan. (IST/RDR.LMG)
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lamongan, Anang Taufiq, menunjukkan hasil industri anyaman yang ada di Kabupaten Lamongan. (IST/RDR.LMG)
LAMONGAN, Radar Lamongan - Guna meningkatkan perekonomian dan perdagangan di Kabupaten Lamongan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lamongan terus berinovasi. Salah satunya dengan menciptakan Sistem Informasi Industri Lamongan (Siila).  Silla merupakan aplikasi berbentuk web, yang menyajikan berbagai data industri di Kabupaten Lamongan. Terdapat banyak fitur yang sangat bermanfaat bagi industri kecil menengah (IKM), serta pelaku industri dan juga masyarakat yang ingin berinvestasi.

Kepala Disperindag Kabupaten Lamongan, Anang Taufik menjelaskan,  Silla menuai respon positif dari pelaku IKM. Melalui Silla ini diharapkan investor bisa lebih mudah mengakses informasi industri yang ada di Lamongan, seperti rencana peta industri kabupaten (RPIK) Lamongan dan peta investasi.

Dengan adanya Siila, kebijakan-kebijakan yang terkait dengan perindustrian dan perdagangan bisa lebih tepat sasaran. Serta mempermudah pemerintah kabupaten dalam memantau industri di kawasan Lamongan.

Gambar Aplikasi Siila dengan Beragam Fitur. (IST./RDR.LMG )
Gambar Aplikasi Siila dengan Beragam Fitur. (IST./RDR.LMG )

‘’Melalui Siila, kita bisa lihat mana IKM yang belum lengkap izin usahanya. Itu nanti kita bantu nomor induk berusaha (NIB), dan legalitas usaha lainnya, juga mempermudah dalam pembinaan, fasilitasi pameran, termasuk potensi kerjasamanya,’’ terang Anang, sapaan akrabnya.

Baru diciptakan, kini sudah ada 17.808 IKM dan lebih dari 90 industri yang terdata. Ke depan, Anang berharap akan lebih banyak lagi industri, baik IKM maupun industri besar yang masuk ke dalam Siila. Dengan adanya Siila, diharapkan bisa meningkatkan daya saing industri di Kabupaten Lamongan. Serta akan lebih banyak IKM di Lamongan yang naik kelas.

‘’Data yang ada di Siila nantinya akan terus di-update, sehingga kita bisa melihat sejauh mana peningkatan industri di Kabupaten Lamongan,’’ ucap Anang. (mer/ind)

Editor : Hakam Alghivari
#Aplikasi #sistem informasi #Luncurkan #lamongan #disperindag #industri lamongan