BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Rektor Universitas Brawijaya (UB) Profesor Widodo sangat peduli dengan kota kelahirannya.
Buktinya, bersama beberapa dosen UB melaksanakan Program Pengabdian Masyarakat di Bojonegoro dengan tajuk “Scientist of UB Goes to Schools” dan Scientist of UB Goes to Village”.
Koordinator Kegiatan Pengabdian Masyarakat Mohammad Nuh, program difokuskan tiga kegiatan, meliputi penyuluhan dan pemeriksaan gigi di SMPN 1 Kecamatan Kapas, kegiatan diawali dengan penyuluhan tentang pentingnya perawatan gigi bagi siswa siswi SMPN 1 oleh Tim Dokter Gigi dari Fakultas Ilmu Kedokteran Gigi UB dan dilanjutkan pemeriksaan gigi.
Untuk mendukung pemeriksaan gigi tersebut, tim dokter mendatangkan satu unit mobil dental dengan segala fasilitasnya.
“Tujuan dari kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan gigi bagi siswa SMPN ini adalah untuk memberikan pendidikan sejak dini tentang pentingnya menjaga Kesehatan gigi. Sementara itu, membawa mobil dental adalah untuk menunjang pemeriksaan gigi dan menunjukkan bahwa UB memiliki fasilitas yang memadai di bidang kesehatan gigi untuk pendidikan dan pelayanan masyarakat,” tuturnya.
Setelah Rektor UB membuka acara di SMPN 1 Kapas dengan memberikan materi Strategi Lolos Publikasi Jurnal Internasional Bereputasi, di STIE Cendekia Bojonegoro, didampingi dua guru besar, yaitu Profesor Sabarudin dan Profesor Sugiono.
Keduanya, termasuk berpengalaman dalam penulisan jurnal internasional. Bahkan Profesor Sabarudin adalah guru besar kategori nomor 1 di UB yang tulisannya terindeks scopus jurnal dan WebScience.
“Kegiatan di STIE ini dimaksudkan untuk terjadinya transfers of knowledge dari UB ke Perguruan Tinggi lain agar dapat melakukan hal yang sama dalam publikasi ilmiah,” imbuhnya.
Nuh menambahkan, kegiatan terakhir dari rombongan UB adalah diskusi santai bersama pengurus BUMDES Desa Ngadiluhur. Sebagian tim melakukan pengabdian masyarakat dalam bentuk penguatan kelembagaan Bumdes agar lebih mampu mengelola usaha dan kegiatan perekonomian di desa. BUMDES diharapkan sebagai lembaga bisnis di desa harus mampu menciptakan pekerjaan melalui pengembangan usaha dan kewirausahaan.
Salah satu langkah yang harus dilakukan adalah memperkuat kelembagaan dengan memberikan pemahaman kepada pengurus tentang tata kelola BUMDes dan pemanfaatan teknologi yang dinilai sangat penting, terutama dalam aktivitas perekonomian dalam era sekarang ini.
Sebagai sarana promosi maupun efisiensi organisasi, tujuan program pengabdian Masyarakat ini adalah untuk mengenalkan UB secara luas kepada Masyarakat dan memberikan manfaat secara nyata bagi Masyarakat dalam bidang Kesehatan, Pendidikan, dan perekonomian, khususnya di tingkat desa melalui program nyata.
Peran perguruan tinggi harus lebih nyata dirasakan oleh Masyarakat, tidak hanya mengembangkan dunia Pendidikan tetapi harus ada proses hilirisasi keilmuan dan tekhnologi. Harapannya, melalui kegiatan seperti ini, Masyarakat akan merasakan manfaat langsung atas perkembangan keilmuan dan tekhnologi yang dikembangkan UB. (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana