PACIRAN, Radar Lamongan - Wilayah pantura menjadi salah satu poros perputaran ekonomi di Kabupaten Lamongan. Sehingga banyak berdiri industri dan wisata di garis pantai sepanjang 47 km dan wilayah perairan laut seluas 902,4 km2 mulai Lohgung Kecamatan Brondong sampai Weru Kecamatan Paciran. SMA Negeri 1 Paciran yang berada di Jalur itu berupaya menyiapkan anak didik yang siap melanjutkan ke Perguruan Tinggi dan bagi yang tidak melanjutkan ke Perguruan Tinggi, mendapatkan life skill sesuai dengan bakat dan talenta yang diinginkan sesuai dengan kontur dan tradisi kewilayahan dalam rangka menyiapkan SDM yang berkompeten, dengan mengedepankan nilai religius.
Bukti nyata, SMA Negeri 1 Paciran bekerjasama dengan dua Perguruan Tinggi Negeri ternama di Jawa Timur, yakni Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya dan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Untuk saat ini, SMA Negeri 1 Paciran sudah tujuh tahun bekerja sama dengan ITS untuk Program Prodistik yakni Multimedia, animasi, desain grafis dan administrasi perkantoran. Saat lulus dari SMAPA di samping dapat ijazah SMA juga dapat sertifikat setara D-1 dari ITS , tutur Kepala SMA Negeri 1 Paciran, Fathur Rahman kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (6/11). Program ini berbiaya sesuai dengan jumlah siswa yang mengikuti program ini. Pemateri 2 kali kuliah tamu bersama para praktisi dari ITS sedangkan pemateri internal adalah bapak/Ibu guru yang diupgrade sesuai dengan kurikulum dari ITS Ke depan rencananya program akan ditambah tata boga dan tata busana.
Pada tahun ini SMA N 1 Paciran bekerjasama PENS pada program Golden Ticket D3 Teknik Ilmu Komputer, Sebanyak 16 siswa kelas XI dan XII sekolah dan kuliah bersamaan. Sekolah di SMAPA (Semangat meraih Prestasi) dan sekaligus Kuliah di PENS melalui PJJ. Setelah lulus dari SMAPA dapat Golden Ticket di PENS dan langsung masuk semester 3.
Sehingga mempermudah untuk jenjang ke depannya bagi siswa tersebut, terangnya.
Tahun lalu, sebanyak 77 siswa SMA Negeri 1 Paciran diterima perguruan tinggi negeri. Tahun ini terjadi peningkatan, sebanyak 87 siswa diterima perguruan tinggi negeri. Tahun depan, pihak SMA Negeri 1 Paciran berharap siswa yang lolos perguruan tinggi negeri bisa meningkat menjadi 100 siswa.
Sekolah yang berada di pinggir Jalan Daendels tersebut tidak hanya menekankan akademik. Namun juga mengedepankan nilai religius. Siswa SMA Negeri 1 Paciran berupaya membiasakan Salat Dhuha dan jamaah Salat Dhuhur. Selain itu, juga terdapat program tahfidz, serta program bebas buta baca Quran (B3Q).
Sehingga semua bakat dan minat serta talenta anak-anak, tentunya telah disalurkan, mulai dari ekstra kulikuler Pramuka, Paskibra, PMR, KSN, KIR, Basket, Futsal, Volley, Paduan Suara, Pencak Silat dan beragam kegiatan non akademik lainnya. Alhamdullah untuk ekstra Basket SMA N 1 Paciran tahun ini Juara 1 Bupati Cup Lamongan dan Juara 1 Dispora pada Pemuda Super Leageu tahun 2023 ini. Prestasi Nasional pun diraihnya oleh Tim olimpiade Sains dan Kedokteran Nasional Bidang Geografi dan juga Olimpiade Sains Akademik Indonesia (OSAI) 2023 Bidang Biologi atas nama Moh. Farih Adhyaksa Firdaus, ucap Fathur. (mal/ind)
Editor : Yuan Edo Ramadhana