Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Warga Tunggu Kepastian Relokasi Proyek Pembangunan Bendungan Karangnongko

Hakam Alghivari • Jumat, 20 Oktober 2023 | 21:30 WIB

 

TTITIK NOL: Mensesneg Pratikno, Menteri PUPR M Basuki Hadimuljono bersama Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto, Bupati Blora Arief Rohman, hingga Kades Ngelo Tri Maryono dan Kades Kalangan Kasmani meninjau.
TTITIK NOL: Mensesneg Pratikno, Menteri PUPR M Basuki Hadimuljono bersama Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto, Bupati Blora Arief Rohman, hingga Kades Ngelo Tri Maryono dan Kades Kalangan Kasmani meninjau.

 

BLORA, Radar Bojonegoro - Pemerintah pusat menaruh atensi percepatan pemba­ngunan Bendungan Karangnongko. Rencana dimulai wilayah Bojonegoro. Sementara, wilayah Blora masih menunggu kepastian relokasi permukiman warga. Bupati akan terus konsultasi dengan kementerian. Berharap bisa mengatasi kekeringan di selatan Blora.

Menteri PUPR Basuki Ha­dimuljono mengatakan, rencana pembangunan sudah lama direncanakan. Ben­dungan Karangnongko me­rupakan long storage dengan memanfaatkan teknologi bendung gerak di  sungai Bengawan Solo sepanjang 24 kilometer. Sehingga dapat menampung air dengan ka­pasitas 59 juta meter kubik.

’’Kita terlebih dahulu ba­ngun di daerah kering di sungai Bengawan Solo. Jadi, tidak menyentuh ma­syarakat. Kalau sudah jadi, kita bangun cofferdam untuk mengalirkan air, baru kita bangun bendungan­nya,” katanya saat kunju­ngan kerja di Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro kemarin (19/10).

Ia menjelaskan, suplai air irigasi Bendungan Karangnongko akan didistribusikan melalui daerah irigasi (DI) karangnongko kiri (Kabupa­ten Blora) seluas 1.746 hektare dan DI karangnongko kanan (Kabupaten Bojonegoro) seluas 5.203 hektare.

Menurutnya, pernak-pernik masalah pasti ada, terutama masalah sosial. Tetapi, pihaknya sudah membangun 61 bendungan dan semua berjalan lancar. Semua dilakukan demi ke­sejahteraan masyarakat dan dilakukan dengan niat baik.

’’Saya yakin pembangunan Bendungan Karangnongko pun akan lancar sampai selesai,” katanya.

 

 

 

 

 

 

Bupati Blora Arief Rohman mengucapkan terima kasih pembangunan bendung gerak karangnongko. Ia berharap ke depan bisa mencegah kekeringan wilayah selatan Blora, irigasi pertanian, pemenuhan kebutuhan air bersih, dan pariwisata. Selain gerbang dari Bojonegoro, juga akan dibangun gerbang bendungan dari sisi Kabupaten Blora.

’’Pembangunan akan di­mulai dari wilayah Bojonegoro terlebih dahulu karena di sisi timur Bengawan Solo tidak banyak permukiman. Mayoritas hutan dan lahan kosong. Lahannya sudah siap,” katanya.

Ia melanjutkan, sedangkan wilayah Blora yang berada di sisi barat Bengawan Solo menunggu kepastian relokasi pemukiman warga. Untuk itu pihaknya akan mengupayakan konsultasi bersama kementerian. ’’Yang akan kita upayakan konsultasi bersama ke kementerian tersebut,” imbuhnya.

Camat Kradenan Tarkun mengungkapkan, usai kunjungan kerja Kementerian PUPR dan Mensesneg belum ada pembahasan terkait pembebasan lahan. Namun, pihaknya telah melakukan sosialisasi uji publik kepada lima desa yang terdampak pembangunan bendungan.

’’Dari hasil itu rerata warga mendukung, istilahnya ganti untung untuk pembebasan lahan, tapi ingin disediakan lahan pengganti,” katanya. (luk/bgs)

 

Editor : Hakam Alghivari
#Bendungan Karangnongko #bendung gerak #menteri pupr basuki hadimuljono #irigasi pertanian #Bengawa Solo #pembangunan #Penampungan Air #blora