BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Sebuah kabel menjuntai di atas trotoar di Jalan Pemuda Bojonegoro. Kondisi kabel yang tidak sesuai tempatnya itu sudah berlangsung selama tiga bulan terakhir. Warga sekitar terganggu dengan kabel tersebut mengganggu akses masuk rumah dan tempat usaha mereka.
‘’Kabel-kabel yang ngelewer (menjuntai) itu pernah menyangkut di leher saya, sampai jatuh dan mengalami luka di leher,” ungkap Ardiansah, salah satu warga.
Dia sempat mencari tahu pemilik kabel tersebut, namun tidak ada yang mengakui kepemilikannya. Sebab, di Jalan Pemuda cukup banyak pihak atau perusahaan yang memasang kabel.
Ardiansah berharap kabel-kabel yang menjuntai di trotoar tersebut segera dirapikan. Sebab, membahayakan dan mengganggu. Selain itu, jumlahnya semakin lama semakin banyak.
Yudis Setiawan, warga Kelurahan Kadipaten mengatakan, kabel tersebut menjuntai sejak pembangunan trotoar dilakukan. Tepatnya setelah penebangan pohon. Sebab, kabel itu awalnya menempel di dahan pohon. Kini kabel itu mengganggu akses untuk masuk ke rumah, toko, dan mengganggu akses masuk gang.
‘’Sudah sekitar tiga bulan, awalnya kabel nyangkut di pohon. Karena pohon ditebang, akhirnya kabel tersebut berserakan,” ungkapnya.
Berdasarkan pantauan, kabel di bahu jalan kawasan Kota Bojonegoro. Yakni, di lokasi perbaikan drainase dan trotoar seperti di Jalan Teuku Umar dan Jalan Basuki Rahmat.
‘’Kita sudah pernah bersurat (ke pemilik kabel) agar dirapikan,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Bojonegoro Iwan Maulana.
Menurut Iwan, pihaknya sudah pernah mengimbau pemilik kabel untuk merapikannya. Yakni, perusahaan yang memiliki kabel seperti PLN dan Telkom. Sebab, itu adalah perusahaan yang berwenang merapikan.
Sementara itu, SPV Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Bojonegoro Andri Saputro memastikan bahwa kabel-kabel yang berserakan tersebut bukan milik PLN. (dan/zim)
Editor : Hakam Alghivari