Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Aktivasi Wisata Loco Tour Blora Butuh Investor

Hakam Alghivari • Selasa, 10 Oktober 2023 | 21:05 WIB
LOCO: Kondisi halaman depan wisata Heritage Loco Tour tampak sepi, lengang, dan sepi pengunjung. (LUKMAN HAKIM/RDR.BJN)
LOCO: Kondisi halaman depan wisata Heritage Loco Tour tampak sepi, lengang, dan sepi pengunjung. (LUKMAN HAKIM/RDR.BJN)

BLORA, Radar Bojonegoro - Rencana aktivasi jalur heritage rel loco butuh dana besar. Sehingga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora perlu gandeng investor untuk kerja sama pengembangan. Penyusunan grand design telah usai, pemkab bakal lanjut penyusunan design engineering detail (DED).

Kepala Bidang (Kabid) Penelitian dan Pengembangan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Blora Teguh Wiyono menerangkan, penyusunan grand design atau gambaran besar reaktivasi rel kereta api loco tour sudah selesai. Saat ini, pihaknya masih perlu menyusun DED, lebih mendetailkan rencana aktivasi rel loco.

‘’Kami masih butuh penyusunan DED untuk penyempurnaan, rencana tahun depan baru dimulai. Tahun ini grand design sudah jadi,” ungkapnya.

Teguh mengatakan, setelah penyusunan DED diselesaikan, pihaknya bakal melanjutkan skema pengelolaan antara pemkab, perhutani, dan investor. Menurutnya, reaktivasi jalur rel loco zaman belanda tersebut butuh dana cukup besar, jadi pola kerja sama dibutuhkan.

‘’Pola kerja sama nanti dengan investor, karena butuh anggaran tidak sedikit,” ujarnya.

Dari hasil kajian sebelumnya, wisata Heritage Trainz Loco Tour bakal menyusuri hutan jati di Cepu-Gubug Payung dengan menggunakan kereta tua. Saat ini, rel loco yang berada di jalur tersebut banyak yang hilang dan rusak. Sehingga butuh dana besar, namun pihaknya belum bisa memastikan besaran anggaran tersebut.

‘’Proses pengembangan lebih lanjut masih kami tindaklanjuti lebih dalam,” katanya.

Heritage Trainz Loco Tour saat ini berada di wilayah pengelolaan Perhutani KPH Cepu. Kereta tua masih dipampang di area destinasi wisata yang berbatasan dengan Desa Batokan, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro. Kereta tua itu merupakan peninggalan di zaman Belanda untuk pengelola hutan jati.

Adm Perum Perhutani KPH Cepu Mustopo mengaku belum bisa memastikan kerja sama dengan pemkab dalam bentuk pengelolaan. Sebab, pihaknya mengaku belum diajak membahas kembali keberlanjutan aktivasi heritage rel loco itu.

‘’Pemkab belum ada rencana dengan kami (Perhutani),” katanya. (luk/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#Pemkab #Wisata #rencana #destinasi #kerja sama #pembangunan #perhutani #butuh dana #investor #Penyusunan #blora