LAMONGAN, Radar Lamongan – Selain memaksimalkan normalisasi waduk/rawa, upaya pencegahan banjir di wilayah Babat dilakukan dengan menambah saluran pembuangan.
Saluran suplesi yang dibangun diharapkan bisa membantu kelancaran pembuangan air ke Rawa Semando. Kepala Dinas PU SDA Lamongan Gunadi menjelaskan, saluran suplesi sudah disetujui Pemprov Jatim sebagai pemilik kewenangan atas rawa tersebut. “Jaringannya sudah diperbaiki oleh provinsi. Dengan pembangunan suplesi akan menguntungkan, air bisa langsung ke semando,” jelasnya.
Menurut dia, di barat pasar sebenarnya sudah ada pintu. Jika lurus ke utara, maka nanti air balik ke Plaosan. Saluran suplesi sebagai antisipasi, sehingga air langsung masuk ke Semando.
Gunadi menuturkan, aktivitas normalisasi di Rawa Semando dilakukan pemprov. Kegiatannya, perbaikan jaringan irigasi. Rawa seluas 136 hektare itu diharapkan bisa berfungsi normal untuk menampung air ketika musim penghujan. Rawa ini memiliki cakupan wilayah pertanian mencapai 1.661 lahan baku sawah yang tersebar di Kecamatan Babat, Sekaran, dan Maduran.
Camat Babat, Johny Indrianto Firmansyah, membenarkan adanya aktivitas pembangunan di wilayah tanggul Rawa Semando Babat. Dia tidak mengetahui persis kegiatannya karena kewenangan provinsi. “Penerima manfaat Rawa Semando tentunya warga Babat. Harapannya rawa ini bisa terus memberikan dampak yang baik untuk masyarakat sekitar,” ujarnya.(rka/yan)
Editor : Eka Fitria Mellinia