BLORA, Radar Bojonegoro - Perlintasan kereta api di wilayah Blora mulai diperiksa kondisi kelayakannya. Hanya satu titik jalur di sekitar Stasiun Kapuan rusak. Saat ini, sudah mulai diperbaiki. Ditargetkan selesai sebelum Desember, jelang Natal dan tahun baru (nataru).
Kepala PT KAI Daop 4 Semarang Wisnu Pramudyo mengatakan, jauh hari sebelum Nataru, KAI memeriksa kondisi jalur rel kereta dan stasiun yang dilewati mulai dari Grobogan hingga Blora. Di wilayah Blora ada satu titik di jalur rel dekat Stasiun Kapuan sedang diperbaiki.
‘’Titik (yang rusak) banyak, tapi masih dalam kondisi wajar dan jalur yang rusak mulai diperbaiki,” terangnya.
Wisnu mengatakan, pada jalur rusak, perbaikan sudah mulai dilakukan. Kereta yang melintas dikurangi kecepatannya. Hingga Rabu lalu (20/9), progres pengerjaan diperkirakan sekitar 15 hingga 20 persen. Pihak KAI menargetkan pengerjaan selesai sebelum Desember.
‘’Sebelum momen Nataru ditargetkan sudah selesai, sekarang bisa dilewati tapi kecapatan sekitar 30 kilometer per jam,” terangnya.
Pemeriksaan bertujuan melihat langsung kondisi prasarana di lintas, meliputi keandalan jalur rel dan persinyalan, daerah rawan, dan fasilitas layanan pelanggan. ‘’Juga kebersihan di stasiun, serta kesiapan SDM kereta api di setiap wilayah stasiun yang dilewati,” jelasnya.
Pemeriksaan lintas dimulai dari Stasiun Jambon, Kabupaten Grobogan hingga Stasiun Cepu, Kabupaten Blora. Pemeriksaan dilaksanakan secara menyeluruh dan berkelanjutan menggunakan kereta luar biasa (KLB).
‘’Hasil dari pemeriksaan ini nantinya sebagai bahan evaluasi dan kesiapan dari Daop 4 Semarang dalam menghadapi masa angkutan Nataru,” katanya.
Ia mengungkapkan, sebelum pemeriksaan di jalur Grobogan-Cepu, pihaknya juga melakukan pemeriksaan pada wilayah barat (Semarang-Tegal) dan wilayah tengah (Semarang-Gundih-Gambringan). Diharapkan mampu menciptakan kondisi operasi kereta api yang aman, nyaman, dan selamat. (luk/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana