Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Jembatan Kaliketek Mulai Retak , Dampak Penutupan Jembatan Glendeng

Yuan Edo Ramadhana • Selasa, 12 September 2023 | 20:00 WIB
Ilustrasi Jembatan Retak (Ainur Ochiem/R.Bjn)
Ilustrasi Jembatan Retak (Ainur Ochiem/R.Bjn)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Bagian bawah Jembatan Kaliketek mulai mengalami keretakan hingga ke aspal jalan.

Jembatan penghubung Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk dan Desa Banjarejo, Kecamatan Kota itu mulai dilakukan pengecekan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro kemarin (10/9).

Selain itu, lalu lintas mengalami kepadatan imbas ditutupnya Jembatan Gelendeng.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi jembatan Kaliketek mengalami keretakan di sisi selatan turut Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk.

Keretakan mulai pada bagian bawah jembatan, hingga mengalami retak ke atas atau bagian aspal jalan. Sementara arus lalu lintas masih berjalan normal, tanpa adanya imbauan atau penyekatan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Andik Sudjarwo mengatakan, Dishub telah ke lokasi kemarin (10/9) untuk melakukan pengecekan, tujuannya melihat keamanan kondisi jembatan.

Namun, hasil dari pengecekan terlebih dahulu disampaikan ke  Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Provinsi Jawa timur sesuai kewenangan yang dimiliki.

‘’Hasilnya akan segera kami sampaikan pada Dinas PU Jatim, agar segera dilakukan analisa teknis kekuatan jembatan,” bebernya.

Sebelumnya, jembatan Kaliketek mengalami kepadatan arus lalu lintas sebagai jalur alternatif, dan akses utama bagi warga di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban. Kepadatan tersebut ditengarai imbas dari ditutupnya jembatan Gelendeng.

‘’Masih ditutupnya jembatan Glendeng memengaruhui volume kendaraan di Jalan TGP,” ungkapnya ungkapnya pada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

Suprapto, warga Desa Banjarsari mengatakan, retaknya jembatan turut dipengaruhi semakin padatnya kendaraan, setelah Jembatan Gelendeng ditutup.

Belum pernah melihat kondisi jembatan hingga Jalan Tentara Genie Pelajar (TGP) seramai saat ini, sejak tinggal di kawasan Jembatan Kaliketek sekitar 30 tahun terakhir.

‘’Kendaraan semakin menumpuk, setelah jembatan gelendeng ditutup,” bebernya. (dan/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#kendaraan #Dishub #jembatan glendeng #jembatan kaliketek #retak #jembatan #Jatim #keretakan #Dinas PU #glendeng #lalu lintas #tuban #bojonegoro #dinas perhubungan