BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Grand Final Pemilihan Duta Wisata Kange Yune Bojonegoro di Alun-Alun Bojonegoro pada Minggu (10/9) berlangsung spektakuler
Kegiatan dengan tema Memayu Hayuning Bojonegoro tersebut memiliki arti menjaga dan memertahankan kelestarian serta keindahan kota tercinta.
Selain itu, dalam acara ini juga dilakukan launching logo Hari Jadi Bojonegoro ke-346. Juga, penyerahan hadiah juara pemilihan Desainer Muda Bojonegoro.
Acara pemilihan duta wisata kange yune diikuti 178 peserta. Terdiri dari, 66 peserta kange dan 112 yune. Peserta merupakan perwakilan putra-putri asli Bojonegoro. Dari unsur mahasiswa, SMA/SMK sederajat, dan perwakilan dari 28 Kecamatan di Bojonegoro.
‘’Terpilih 30 finalis akan mengikuti grand final pada Minggu (10/9). Terdiri dari 15 kange dan 15 yune,’’ ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro Budiyanto.
Budi menjelaskan, kegiatan ini bertujuan menjaring dan memberikan wadah kreativitas putra-putri daerah. Dengan berwawasan luas dan SDM unggul untuk menjadi duta wisata kange yune yang dapat berkontribusi mengangkat potensi daerah.
Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengatakan, ikhtiar selama lima tahun untuk melakukan penguatan dan perubahan tidak sia-sia. Ini adalah gambaran, siapa yang melakukan perubahan itulah yang menjadi juara. Perubahan cepat dan tepat akan menjadi yang terbaik. ‘’Kalau setiap tahun tidak ada perubahan, kita termasuk orang yang merugi. Termasuk di bidang seni, budaya, atau usaha,’’ ujarnya.
Bu Anna menyampaikan, pada 2018 membuat tagline Bojonegoro Produktif dan Energik. Dengan harapan, terdapat lompatan-lompatan setiap waktu. Bukan hanya tahun, tapi terus melakukan perbaikan setiap hari, minggu, dan bulannya.
Kalimat produktif dan energik merespon tantangan dan perubahan zaman. ‘’Hari ini kita saksikan sajian cukup membanggakan dan menghibur. Jangan statis di tempat, mari kita terus bergerak,’’ harapnya. (ewi/*)
Perserta Kange Yune Bojonegoro
-66 kange
-112 yune.
-Total 178 peserta
Finalis
-Terpilih 30 finalis.
-15 kange.
-15 yune.
Editor : M. Yusuf Purwanto