BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Peternak sapi hingga kini belum mengakses asuransi usaha ternak sapi (AUTS). Sehingga sejak awal tahun hingga Rabu lalu (6/9) tidak ada sapi tercover asuransi.
Pedoman umum (pedum) yang baru keluar akhir Agustus menjadi penyebabnya.
Saat ini Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bojonegoro baru melakukan sosialiasi pedum 2023 tersebut. Sisa waktu hingga akhir tahun dimaksimalkan untuk memfasilitasi peternak yang mengakses subsidi premi AUTS.
Menurut Kabid Peternakan Disnakkan Bojonegoto Elfia Nuraini, AUTS tahun ini ada kendala pada pedum. Pedum AUTS 2023 baru keluar pada akhir Agustus lalu. Tentu telat dari pada tahun sebelumnya.
‘’Biasanya awal tahun,” jelasnya.
Elfia mengaku saat ini masih dilakukan sosialiasi terkait pedum AUTS. Selain itu menarik minat peternak untuk mengakses subsisi asuransi ternak. Sehingga kuota subsisi asuransi bisa terpenuhi.
‘’Tahun ini 700 ekor sapi,” ungkapnya.
Menurut Elfia walau tahun ini menyisakan beberapa bulan, subsidi premi AUTS masih bisa diakses. Sehingga sisa waktu yang ada akan dimaksimalkan untuk mengajak peternak mendaftar.
‘’Tapi sulit jika mencapai target,” ungkapnya.
Agen Eksekutif (AE) Agribisnis PT Jasa Asuransi Indonesia (Jasindo) Bojonegoro Sunarno mengatakan, sampai saat ini masih nihil peternak Bojonegoro mengakses AUTS. Terlebih pedum dari Kementerian Pertanian baru keluar.
Di sisa tahun ini, kata dia, AUTS masih bisa diakses peternak. Tentu subsidi premi dari anggaran pendapatan dan belanja negera (APBN).
‘’Bojonegoro yang jalur APBD dibatalkan,” ungkapnya. (irv/msu)
Editor : M. Yusuf Purwanto