BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kenalkan beragam budaya dan destinasi wisata Bojonegoro ke empat negara asing melalui acara Bojonegoro Thengul Internasional Folklore Festival (B-TIFF) 2023. Rangkaian acara B-TIFF dilakukan sejak Sabtu (22/7) hingga Rabu (26/7).
Dalam pelaksanaan B-TIFF selama lima hari ini kental dengan seni dan budaya. Keempat delegasi negara, meliputi Meksiko, Slovenia, Uzbekistan, dan India. Juga, perwakilan dari Indonesia, yakni Rampoe Aceh. Selain dikenalkan dengan seni, tradisi, budaya, dan destinasi wisata Bojonegoro. Mereka juga mempersembahkan dan mengenalkan budaya dari masing-masing negara.
Antusiasme ditunjukan oleh para delegasi negara dalam pelaksanaan B-TIFF. Tidak hanya para delegasi, masyarakat Bojonegoro juga tampak sangat antusias menyaksikan setiap pagelaran pertunjukan budaya mancanegara ini. Bahkan, setiap pageleran yang diadakan selalu penuh dengan penonton.
Di hari ke empat pelaksanaan B-TIFF, pemkab kenalkan kesenian Sandur Kolosal dan Destinasi Wisata Kayangan Api kepada empat delegasi negara dan Rampoe Aceh. Pertunjukan diawali dengan tari jaranan dengan diselipi lawakan. Para delegasi menikmati suguhan lima lakon pakem, yakni Germo, Cawik, Balong, Pethak, dan Wak Tangsil. Acara dilanjutkan dengan berkeliling dan beraktrasi di atas api abadi.
Bupati Bojonegoro Anna Muawanah mengatakan, Kesenian Sandur Bojonegoro sudah masuk di Balai Pengeolaan Taman Budaya (BPTB). Di dalam cerita Sandur Kolosal ini terdapat cerita rakyat yang kembali diolah dan dicampur dengan sejumlah jokes atau lawakan.
Pembawaan Sandur Kolosal tetap mengedepankan nilai-nilai kebudayaan tradisional. Dengan tata bahasa lemah lembut yang menggambarkan bahasa etnis Jawa, ujarnya.
Bu Anna sapaannya berharap, dengan digelarnya pagelaran budaya selama lima hari di Bojonegoro bisa menumbuhkan daya tarik destinasi wisata di Bojonegoro kepada para wisatawan mancanegara. (ewi)
Editor : M. Yusuf Purwanto