LAMONGAN, Radar Lamongan – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lamongan periode 2023 – 2026 dilantik Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim kemarin (18/7) di aula Gadjah Mada Lantai 7 gedung Pemkab Lamongan.
Pelantikan tersebut dihadiri Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan jajaran forum pimpinan daerah (forkopimda). Bupati dan jajaran forkompinda menandatangani nota kesepahaman pencegahan penyalahgunaan profesi wartawan.
Bupati Yes mengatakan, pemkab memberikan dukungan adanya nota kesepahaman agar wartawan di Lamongan mampu menciptakan informasi yang berkualitas dan mencerdaskan masyarakat.
‘’Wartawan harus bisa memberikan informasi yang berkualitas kepada masyarakat Lamongan karena bagian dari kolaborasi yang dapat mendukung pembangunan,’’ katanya.
Menurut dia, informasi yang diberikan tidak harus selalu capaian. Saran dan kritik untuk membangun juga sangat dibutuhkan sebagai kontrol sosial.
Sementara itu, Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim, menjelaskan, nota kesepahaman merupakan literasi dalam memberikan kepahaman profesi wartawan kepada stakeholder dan masyarakat di Lamongan. Sebab, saat ini marak didapati berita palsu atau hoax yang disebarkan oknum dengan mengatasnamakan wartawan.
‘’Boleh menuliskan kritik dan saran, asalkan untuk kepentingan umum dan memiliki dampak mensejahterakan masyarakat," ujarnya.
Dia menyebut implementasi pasal 6 UU Pers yang berisi tentang pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum.
Lutfil berharap dilantiknya pengurus baru PWI Lamongan agar ke depan terus melakukan kolaborasi dengan stakeholder dan masyarakat Lamongan. Serta mampu memberikan edukasi masyarakat tentang tugas pers sesuai Undang -Undang yang ditetapkan.
Kepengurusan PWI Lamongan periode 2023 – 2026 diketuai Kadam Mustoko. (mal/yan)
Editor : M. Yusuf Purwanto