BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Sebanyak 250 atlet diusulkan mengikuti porprov. Jumlah tersebut berpotensi bertambah seiring cabang olahraga (cabor) belum mengirim usulan nama. Namun tidak semua atlet bisa berangkat porprov. KONI Bojonegoro akan memverifikasi sesuai kriteria atlet menjadi prioritas.
Wakil Ketua KONI Bojonegoro Tonny Ade Irawan mengatakanm penentuan atlet diberangkatkan porprov tinggal penyelesaian dari usulan setiap cabor. Terdapat 26 cabor sudah mengusulkan atlet. Masih ada beberapa cabor belum mengusulkan.
Bahkan sudah kami surati mengirimkan daftar nama atlet, namun masih ada yang belum kirim,” jelasnya.
Setelah verifikasi dilakukan KONI minggu ini, tentu jumlah atlet akan berkurang. Banyak cabor mengusulkan atlet yang juara tapi masih di kelompok umur (KU) 13 atau 14 tahun. Sementara di porpov yang bertanding adalah senior, usia 23 tahun,” ujarnya.
Adad beberapa kriteria atlet diberangkatkan ke porprov. Prioritas utama atlet peraih medali porprov, saat ini ada sekitar 80 atlet. Lalu prioritas non-peraih medali porprov lalu namun meraih juara 1, 2 dan 3 di kejurprov atau kejurda dengan catatan bukan kelompok umur. Juga, atlet masuk pemantauan, peringkat 4, 5 dan 6 di kejurprov atau kejurda resmi bukan kelompok umur.
Terkait pemusatan latihan daerah (puslatda), menurut Tonny, saat ini sebenarnya sudah berlamgsung di setiap cabor dengan peserta berdasar kriteria ditentukan. Namun, nantinya akan ditentukan atlet akan mewakili Bojonegoro di porprov setelah evaluasi. (irv/rij)
Editor : M. Yusuf Purwanto