BOJONEGORO, Radar Bojonegoro — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menyerahkan beasiswa prestasi pendidikan tinggi tahap pertama di Pendapa Malawapati Minggu (2/7). Penyerahan secara simbolis itu dengan mengundang sekitar 210 mahasiswa penerima beasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS).
Terdapat beragam beasiswa pendidikan tinggi di Bojonegoro tahun ini. Di antaranya, beasiswa scientist, beasiswa sepuluh sarjana perdesa, dan beasiswa bantuan tugas akhir. Dengan total anggaran Rp 34,6 miliar. Meliputi, Rp 29,640 juta digelontorkan untuk beasiswa scientist dan sepuluh sarjana perdesa. Kemudian, Rp 5 miliar untuk beasiswa tugas akhir.
Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro Nur Sujito mengatakan, tujuan beasiswa prestasi perguruan tinggi untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM), apresiasi mahasiswa Bojonegoro berprestasi, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Selain itu, juga untuk mendukung percepatan pembangunan daerah Bojonegoro, ujarnya.
Dia menambahkan, jumlah penerima beasiswa scientist dan sepuluh sarjana perdesa saat ini mencapai 1.432 mahasiswa. Dengan rincian, sebanyak 188 mahasiswa penerima beasiswa scientist lanjutan dan 105 mahasiswa penerima beasiswa scientist baru.
Kemudian, sebanyak 505 mahasiswa penerima beasiswa sepuluh sarjana perdesa lanjutan dan 634 mahasiswa penerima beasiswa sepuluh sarjana perdesa baru.
Bupati Bojonegoro Anna Muawanah mengatakan, sejak 2020 kami memberikan bantuan beasiswa. Pada 2021 dan 2022, beasiswa masih dua sarjana perdesa. Melihat antusias masyarakat dan pemkab juga melakukan percepatan pemerataan. Akhirnya, 2023 ditambah kuota menjadi sepuluh sarjana perdesa. Bisa berlaku juga untuk perguruan tinggi swasta (PTS) di Bojonegoro, ujarnya.
Bu Anna menambahkan, investasi paling mahal dan untuk jangka panjang adalah investasi SDM. Dia berharap, para mahasiswa setelah lulus nanti bisa mendapatkan pekerjaan terbaik. Seperti, bekerja di bidangnya, membuka usaha, atau lainnya. Berhasil dalam bidang yang dipilih. ''Semoga program beasiswa-beasiswa ini bisa dilanjutkan untuk tahun-tahun mendatang,'' lanjutnya.
Cahyani Tiara Safitri Mahasiswa Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya mengatakan, alhamdulillah, saat ini saya mendapatkan beasiswa scientist sebesar Rp 15 juta sesuai dengan UKT. Terima kasih untuk Pemkab Bojonegoro telah memfasilitasi kami untuk mendapatkan beasiswa. Semoga teman-teman lainnya bisa ikut mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan Pendidikan ke jenjang sarjana, ujarnya.
Untuk pendaftaran beasiswa tahap dua tahun ini akan ditutup pada 1 Agustus 2023. Kemudian, untuk pendaftaran beasiswa di 2024 juga akan dibuka dalam dua tahap. Yakni, tahap pertama hingga 1 Maret 2024 dan tahap dua ditutup pada 1 Agustus 2024. (ewi/*)
Editor : M. Yusuf Purwanto