BABAT, Radar Lamongan - Kamar tidur di rumah milik Karsiyanto, 50, di Desa Truni, Kecamatan Babat ludes terbakar, Rabu pagi (28/6). Kebakaran diduga akibat kelalaian pemilik rumah, yang lupa mematikan obat nyamuk bakar saat meninggalkan rumah. Akibatnya obat nyamuk bakar tersebut merembet ke kasur di lantai.
Kebakaran tersebut lalu merembet dan menghanguskan satu lemari milik korban. Beberapa barang di kamar berukuran 4 meter x 5 meter tersebut juga ikut terbakar. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
''Untuk api sendiri tak sampai merambah ke ruangan yang lainnya. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp 8 juta,'' tutur Kabid Damkar Satpol PP Lamongan Siswanto kepada Jawa Pos Radar Lamongan.
Awalnya, Karsiyanto beraktivitas di luar rumah, serta tidak menyadari jika obat nyamuk bakar masih menyala. Ternyata obat nyamuk tersebut membakar kasur yang ada di lantai.
Kebakaran justru diketahui oleh warga sekitar, yang melihat asap mengepul dari atap rumah. Setelah itu, warga sekitar memberitahu pemilik rumah. Korban bergegas menuju kamar, yang mendapati api sudah membesar. Warga setempat berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya, sembari menunggu kedatangan petugas.
Api tersebut telah padam setelah petugas bersama warga melakukan pemadaman di lokasi, terangnya. (mal/ind)
Editor : M. Yusuf Purwanto