Puisi: Karya Ahmad Zaini

Muhammad Suaeb • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 07:20 WIB
ilustrasi buku
ilustrasi buku

 

Karya: Ahmad Zaini


Cahaya Wajah di Gelap Masa

 

Wajah-wajah polos

Bermain disorot cahaya lampu malam

Wajah-wajah itu bergantian tersenyum pada lelahku

Mereka tafakkur mengukir masa depan

Di malam kemarau berselimut dingin

 Baca Juga: PUISI: Oleh Susanto Guru SMP Negeri 1 Baureno.

Senyumnya berbisik

Kami sedang memahat sketsa hidup

Di antara kepungan gawai dan media sosial

Kami membentengi diri

Dengan perisai ilmu pelindung diri

Dari hantaman tipu daya dunia

Yang merajalela

 Baca Juga: Kumpulan Puisi Radar Bojonegoro 19 Juli 2026 oleh Susanto

Wajah-wajah itu memancar aura

Sebagai untaian mutiara

Bercahaya di kegelapan masa

 

Wanar, 15 Juli 2026


Melepasmu

 

Hari ini

Ketika teman-temanmu

Nyenyak di peluk ibunya

Kau lepas dari dekap ibumu

Berselendang tekad mencari ilmu

 Baca Juga: Mariana Rusilia Handayani: Sering Juarai Kompetisi Sastra Tingkat Nasional, Berkesan Menulis Puisi Di Batu dan Genting

Sorot matamu

Menatap hamparan ilmu

Bekal menapak masa depan

Antara dunia dan akhiratmu

 

Ridlo orang tuamu

Melepasmu sementara

Demi cita-cita luhurmu

Menggapai ridlo Allah semata

 Baca Juga: Cerpen Radar Bojonegoro: Belenggu Upeti Desa Karang Gantung Oleh Suharsono

Duduklah ssembari merenungi arti hidup

Lewat lembaran kitab yang kaupeluk

Agar langkahmu tetap memijak

Jalur yang digariskan Allah

Untukmu

 

Wanar, 12 Juli 2026


 Baca Juga: Asal Usul Tari Thengul, Tarian Khas Bojonegoro yang Sarat Nilai Budaya

Bencimu Tak Akan Memutus Cintaku

 

Keras suaramu tak menyayat hatiku

Menarik rindu ke mana pun berkeluh

Gelegarnya tak memekak telingaku

Bagai pelipur lara penat

Yang menjauhkanku denganmu

 

Kebencianmu tak memutus sayangku

Pengikat simpul hatiku dan hatimu

Lantang kebencian tetap menyambung

Meski pisau memutus ikatan

Tali pengikat sedarah dan setanah

 Baca Juga: Cerpen Radar Bojonegoro: Proyektil Kehancuran yang Tertinggal oleh Heri Haliling

Tantrummu siang-malam

Menampar rasa cinta

Tak ‘kan melukai beni hati

Kelahiranmu

 

Biarkan masamu tumbuh

Laksana bunga zaman

Mekar dengan keharuman

Di masa dewasamu

 Baca Juga: Kumpulan Puisi Radar Bojonegoro 19 Juli 2026 oleh Susanto

Wanar, 12 Juli 2026

 

*Guru di SMK Negeri 1 Lamongan

 

Editor : Farhan Reza Ardiansyah
melepasmu cintaku ridho allah wajah