Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Menikmati Sate, Kuliner Khas Blora

M. Yusuf Purwanto • Rabu, 26 April 2023 | 15:49 WIB
KHAS: Sate adalah salah salah satu kuliner khas Blora. Sate Pak Daman Putra adalah salah satu yang paling diburu. (RAHUL OSCARRA DUTA/RDR.BLORA)
KHAS: Sate adalah salah salah satu kuliner khas Blora. Sate Pak Daman Putra adalah salah satu yang paling diburu. (RAHUL OSCARRA DUTA/RDR.BLORA)

Sate menjadi salah satu jenis kuliner yang banyak dijumpai di Blora. Terdapat berbagai jenis sate yang disuguhkan hingga Blora layak disebut sebagai Kota Sate. Salah satu tempat yang ramai dikunjungi oleh penikmat kuliner bakar ini adalah Sate Pak Daman Putra.


RAHUL OSCARRA DUTA, Radar Blora


ASAP mengepul di warung sate yang berlokasi di Jalan Gunung Sindoro, Blora itu. Sejumlah pembeli sedang menunggu pesanan sambil bersenda gurau. Warung sate ini memang selalu ramai pembeli.

Warung Sate Pak Daman Putra kini dikelola oleh menantu Pak Daman, Mutia Farida. Mutia mengaku memulai bisnisnya dari 2010 silam. Dan baru mulai ramai pada 2015.

Menu sate di warungnya terhitung lengkap. Mulaisate ayam, sate kambing, dan sate sapi. Sate ayam yang dijualnya bernuansa tradisional. Nasinya beralaskan daun jati pincu dan di atasnya ditaburi bawang goreng dan taoge. Lalu diguyur kuah sayur kuning mirip opor. Ayam yang digunakan pun ayam kampung.

‘’Sebenarnya kalau di Blora yang khas itu sate ayam dan sapi. Tapi karena pelanggan banyak yang minat kambing jadi kami juga menyediakan kambing, biar komplit, ono kabeh,” ungkapnya.

Sate yang sudah dibakar hingga matang disajikan bersama sambal kacang yang khas dengan bumbu dapur yang lengkap. Bahan sambelnya terdiri dari kacang sangrai, bawang merah, bawang putih, kemiri, kencur, serta cabai merah sebagai inti dari sambel. Bahan-bahan tersebut kemudian digiling dengan mesin penggiling sambel.

‘’Setelah disembelih dan dibersihkan, ayam dipotong kecil-kecil dan dibumbui sebelum dibakar. Bumbu untuk ayam diuleg secara manual. Saat dibakar, sate ayam dicelupkan ke bumbu sambal kacang,” jelasnya.

Sambelnya setengah jadi, agar sambel kacang siap menemani sate ayam, sambel hasil gilingan tadi direbus dengan menggunakan santan dan ditambahi kaldu ayam. Selain itu, dilengkapi pula dengan gula, penyedap rasa, garam, dan daun jeruk.

‘’Cara penyajiannya, sate yang telah dibakar disajikan bersama sambal kacang yang sudah jadi. Sambal itu dikasih kecap. Nasinya diberi toping kecambah dan bawang goreng. Biasanya dikasih kuah kuning yang rasanya mirip opor,’’tuturnya.

Dalam sehari, warungnya bisa menyembelih 25 hingga 30 ekor ayam pada hari biasa. Namun bisa lebih saat lebih ramai. Untuk daging sapi, biasanya sekitar 20 hingga 30 kilogram (kg). Sedangkan untuk kambing, per hari pihaknya rata-rata menyembelih 3 ekor kambing. ‘’Kambing disembelih sendiri. Saya meminta bantuan marbot masjid untuk memotongnya. Karena menyembelih nyawa kan ada doa doanya gitu, biar halal dan berkah,’’ ucapnya.

Harga yang dipatok untuk menikmati sate-sate tersebut cukup terjangkau. Sate ayam Rp 30 ribu per porsi, sate sapi Rp 35 ribu per porsi, serta sate kambing Rp 65 ribu per porsi. Satu porsi sate terdiri dari sepuluh tusuk. Untuk menikmati sate-sate tersebut, disediakan pula dua jenis pilihan sambal, yakni sambal kacang dan sambal kecap.

Dengan total 37 pekerja, ramainya warung dapat terlayani dengan baik.Meskipun resep utama dari mertua, yakni Pak Daman, ia akui memulai bisnisnya tetap dari nol. Sempat mengalami masa-masa perjuangan. Bahkan pernah hanya satu pembeli yang beli nasi dan sambel saja. Dua ribu rupiah saja pada waktu itu. (*/zim) Editor : M. Yusuf Purwanto
#mBangun Blora Berkelanjutan #bok #Kuliner Blora #blora #sate