RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro belum bisa memastikan jumlah penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) di Bojonegoro. Hal itu dikarenakan syarat dan ketentuan penerima belum keluar serta disperinaker belum mendapat data resmi dari pemerintah pusat.
"Belum bisa informasi pasti, soalnya syarat ketentuan belum keluar dan belum dapat data dari pusat," ujar Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Industrial Disperinaker Bojonegoro Rafiuddin Fathoni kemarin (16/10).
Meski begitu, Fathoni menilai, program BSU cukup membantu buruh atau karyawan. Terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menjaga daya beli.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan BSU Rp900 Ribu untuk 13,3 Juta Pekerja
"Menurut kami, BSU cukup membantu buruh atau karyawan, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menjaga daya beli. Meski nominalnya mungkin belum bisa mencukupi seluruh kebutuhan, setidaknya bantuan tersebut dapat meringankan beban pekerja," jelasnya.
Pihaknya berharap, program tersebut tepat sasaran dan dibarengi dengan upaya peningkatan kesejahteraan serta perlindungan pekerja melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
"Harapan kami, program ini tepat sasaran dan dibarengi dengan upaya peningkatan kesejahteraan serta perlindungan pekerja melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan," pungkasnya. (irv/bgs)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah