RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Menuju Puncak Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349, rangkaian kegiatan terus berjalan hingga kemarin (15/10). Salah satunya, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Bojonegoro 2026 yang digelar di Pendapa Malowopati.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengatakan, MTQ bukan sekadar ajang kompetisi untuk meraih prestasi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan generasi Qurani yang menjunjung nilai kejujuran, amanah, keadilan, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Bupati, pembinaan generasi muda perlu mengimbangi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan kecerdasan spiritual serta keluhuran akhlak.
Baca Juga: Rangkaian HJB ke-349: Festival Ledre Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan
Menurutnya, pembinaan akhlak menjadi tanggung jawab bersama. Tidak hanya pemerintah daerah, lembaga pengembangan tilawatil Quran (LPTQ), ulama, dan ustaz, tetapi juga para orang tua.
"Kita ingin Bojonegoro damai, cerdas spiritual, dan mendahulukan adab norma agama daripada ilmu," ujarnya.
Bupati melanjutkan, ilmu nomor dua, sedangkan nomor satunya adab. Masalah agama itu menjadi penting karena bagian dari ikhtiar untuk memperkuat ukhuwah islamiyah dan persatuan masyarakat. Sehingga, akan mampu meningkatkan sumber daya yang seimbang.
"Tidak hanya membangun ekonomi, infrastruktur, maupun sarana prasarana. Tapi juga dalam membangun proses intelektual dalam kematangan spritual dan keluhuran akhlak," jelasnya.
Baca Juga: Festival Ledre Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, Pembuka Rangkaian HJB ke-349
Rangkaian HJB ke-349 berlanjut hari ini (16/10). Sejumlah agenda dijadwalkan berlangsung, mulai dari Sarasehan Kebangsaan Organisasi Masyarakat sekitar pukul 08.00, dilanjutkan ziarah makam leluhur pada pukul 13.00.
Ziarah dijadwalkan di makam Adipati Haryo Metahun, Adipati Djojonegoro, dan Kanjeng Soemantri.
Agenda berikutnya adalah launching wisata Kedung Lantung yang juga menjadi Geosite Kedung Lantung di Kecamatan Sugihwaras. Kegiatan tersebut dijadwalkan hari ini (16/10) mulai pukul 14.30 hingga selesai. (ewi/msu)
Editor : Hakam Alghivari