Tahun Depan Pasar Kota Dialokasikan Rp100 Miliar

M. Nurkhozim • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 08:30 WIB
TERINTREGRASI: Bangunan pasar kota nantinya akan terhubung dengan Taman Bengawan Solo (TBS). (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
TERINTREGRASI: Bangunan pasar kota nantinya akan terhubung dengan Taman Bengawan Solo (TBS). (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pembangunan gedung Pasar Kota Bojonegoro bakal berlanjut tahun depan. Rencananya alokasi anggaran yang disiapkan jauh lebih besar dibanding tahun ini.

‘’Tahun depan kami alokasikan Rp100 miliar lebih,’’ ungkap Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Satito Hadi.

Menurut Tito, pengerjaan akhir justru membutuhkan anggaran yang lebih besar. Sehingga, alokasi dana yang disiapkan juga jauh lebih besar dibanding tahun ini.

Tahun ini alokasi anggarannya mencapai Rp80 miliar. Dana itu digunakan untuk membangun struktur bangunnan pasar. Bukan pengerjaan gedung hingga selesai.

Baca Juga: Disiapkan Pamong Pasar untuk Ketertiban dan Keamanan, Setelah Pembangunan Pasar Kota Rp 77,9 Miliar

Tito menjelaskan, proyek pasar kota tidak bisa selesai dalam setahun ini. Sehingga, pihaknya harus mengalokasikan anggaran lagi di tahun depan.

‘’Justru yang membutuhkan dana banyak adalah pengerjaan akhir,’’ tuturnya.

Pasar kota akan dibangun tiga lantai. Setiap lantai akan memiliki tempat parkir tersendiri. Mirip seperti pusat perbelanjaan modern di kota besar.

Selain itu, pasar juga akan dibangun terintegrasi dengan Taman Bengawan Solo (TBS). Akan ada jembatan yang menghubunhkan pasar dengan TBS. Sehingga, masyarakat bisa menikmati panorama Bengawan Solo sambil berbelanja.

Pembangunan Pasar Kota dengan anggaran yang jumbo banyak mendapatkan sorotan masyarakat. Sebab, di tengah pergeseran minat masyarakat berbelanja di pasar tradisional, pemkab justru membangun pasar dengan nilai yang fantastis.

‘’Kami ragu kalau pasar itu bakal ramai,’’ kata Dimas, salah satu warga.

Saat ini minat masyarakat berbelanja di pasar tradisional sudah menurun. Kecuali untuk kebutuhan dapur. Namun, untuk barang kebutuhan selain dapur, masyarakat lebih memilih belanja di supermarket atau di toko daring. (zim)

Editor : Andhika Feriawan
proyek pasar kota pasar kota pemkab bojonegoro Anggaran pembangunan