RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Target luas tanam tembakau di Bojonegoro tahun ini belum sepenuhnya tercapai. Hingga Selasa (11/8), realisasi luas tanam baru mencapai 15.566,68 hektare (ha). Masih kurang sekitar 391,51 ha dari target yang ditetapkan sebesar 15.958,19 ha luas tanam tembakau tahun ini.
Pengawas Mutu Hasil Pertanian Ahli Muda sekaligus Subkoordinator Tanaman Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro, Bambang Wahyudi mengatakan, luas realisasi tanam tembakau di Bojonegoro per Selasa (11/8) mencapai 15.566,68 ha. Luasan tersebut masih bisa bertambah. Karena dimungkinkan masih ada petani yang akan menanam tembakau.
Baca Juga: Panen Perdana Daun Tembakau Rp 2.000 Per Lembar, Harga Rajangan Rp 40 Ribu Per Kilogram
"Kemungkinan masih ada tambahan sedikit-sedikit," ujarnya. Dengan capaian tersebut, masih diperlukan tambahan sekitar 391 ha agar target tahunan dapat terpenuhi. Yakni, seluas 15.958,19 ha target yang dipasang DKPP tahun ini.
Bambang berharap, kekurangan tersebut bisa dikejar hingga akhir Agustus. Meski, ia belum bisa memastikan, target yang dipasang bisa tercapai atau tidak. "Nanti kita pastikan sampai Agustus ini. Mudah-mudahan (bisa mencapai target)," terangnya.
Di lapangan, tahapan tanaman tembakau juga mulai beragam. Sebagian petani sudah melakukan petikan pertama hingga keempat. Bahkan, ada yang telah masuk proses perajangan dan penjemuran. "Ada yang baru petik satu sampai empat. Ada juga yang sudah proses rajang dan jemur," pungkasnya. (ewi/bgs)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah