RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - PAKAR kesehatan seksual dr. Boyke Dian Nugraha datang ke Bojonegoro, Sabtu (11/7). Dalam rangkaian acara pelantikan IDI Bojonegoro itu, pria akrab disapa dr. Boyke itu mengedukasi masyarakat Bojonegoro sekitar pentingnya kesehatan seksual sebagai investasi nasional.
Seminar bertajuk Sexual Health as A National Investment yang berlangsung di Hall Andrawina Hotel Aston itu dimulai dengan pemaparan dr. Retno Nurhayati, Sp.A., M.Biomed. Di antaranya membahas masa pubertas yang menjadi kesempatan kedua untuk mengoptimalisasi perkembangan dan pertumbuhan anak.
Juga, pentingnya nutrisi yang berdampak pada masa perkembangan dan pertumbuhan pubertas anak-anak hingga pengaruh makanan, minuman, dan lingkungan.
Sementara itu, dr. Boyke menyampaikan, pembahasan seks masih menjadi hal tabu saat ini. Padahal, sangat penting. Dia menjelaskan, itu memengaruhi kualitas sumber daya manusia (SDM), pre menstruasi syndrom (PMS), kehamilan, sampai disfungsi seksual.
"Mengapa dianggap sepele? Investasi bisa hilang karena ini. Sehat bukan hanya fisik saja, melainkan fisik, psikis, dan sosial. Ketiganya harus seimbang," tutur dr. Boyke.
Kesimpulannya, jelas dia, kesehatan itu penting. Juga, berpengaruh terhadap kehidupan individu, menciptakan suasa berkualitas dan produktivitas, penyakit menurun, dan menjaga kesehatan adalah bagian dari iman.
"Terkait seminar sendiri ikut senang dengan dipilihnya dr. Pramono, IDI Bojonegoro terlihat guyub, saling mengenal, dan akrab. Bahkan, bupati ikut serta dalam kegiatan. Partner kerja ini penting," tuturnya.
Sebab, dalam layanan kesehatan membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Dengan demikian, angka kematian ibu dan anak maupun angka kematian bayi turun.
"Senang bisa memberi seminar dari seks yang kontroversial, LGBT, tidak mau menikah, fenomena sugar daddy, sampai friend with benefit. Adanya ekonomi yang masih belum menentu tentunya jangan sampe investasi generasi rusak karena seks bebas," tandas dr. Boyke. (yna/bgs)
Editor : Hakam Alghivari