Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pencairan Insentif Marbot Masjid di Bojonegoro Molor, Beralasan Mendapat Atensi BPK

Dewi Safitri • Rabu, 1 Juli 2026 | 09:01 WIB
BELUM CAIR: Intensif marbot, modin, guru nonformal, dan takmir masjid di Bojonegoro belum cair. (DEWI SAFITRI/RADAR BOJONEGORO)
BELUM CAIR: Intensif marbot, modin, guru nonformal, dan takmir masjid di Bojonegoro belum cair. (DEWI SAFITRI/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Ribuan marbot, modin, guru nonformal, dan takmir masjid di Bojonegoro diminta sabar.

Karena penyaluran insentif tersendat, alasnnya mendapat atensi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bojonegoro, Dian Rokhmawati menyampaikan, ada 3.779 marbot, 1.007 modin, 4.662 guru non formal, dan 1.374 takmir masjid yang menerima insentif dari Pemkab Bojonegoro tahun ini.

Nominal insentif yang diterima sama, yakni Rp 150.000 per bulan. "Perbulan Rp 150.000 selama satu tahun," ujarnya.

Dian melanjutkan, insentif yang diberikan sama seperti tahun sebelumnya. Namun, karena ada atensi dari BPK. Sehingga penyalurannya disesuaikan dengan aturan. Sehingga, butuh waktu.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro Hadiri dan Dukung Pemkab Bojonegoro dalam Penyaluran Insentif 3.779 Marbot

"Insya Allah, dilaksanakan nanti di P-APBD (perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah)," terangnya.

Menurutnya, di tahun ini, hanya pencairan insentif marbot dan modin selama dua bulan yang telah dilaksanakan.

Di akhir Maret 2026, ada monitoring dan evaluasi (monev) BPK yang mewajibkan perubahan mekanisme. 

"Teknis dan lain-lain, menunggu penetapan aturan terbaru," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah berkomitmen Pemkab Bojonegoro untuk terus mendukung program-program kemasjidan.

Salah satunya melalui pembinaan serta pemberian apresiasi kepada marbot dan takmir masjid. 

"Pembinaan maupun pemberian apresiasi kepada marbot dan takmir masjid tetap dipertahankan. Meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran," ujarnya saat kegiatan Musyarawah Daerah (Musda) Dewan Masjid Indonesia (DMI) 2026 Senin (29/6). (ewi/msu)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#Kesra #insentif #marbot #modin #masjid