Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Ditanya Keluarga hingga Usaha, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono Telah Jalani Sensus Ekonomi

M. Irvan Romadhon • Kamis, 25 Juni 2026 | 08:42 WIB
SENSUS EKONOMI: Kepala BPS Bojonegoro Syawaluddin Siregar bersama petugas sensus Ekonomi di rumah dinas Bupati Setyo Wahono kemarin (24/6). (M. IRVAN RAMADHON/RADAR BOJONEGORO)
SENSUS EKONOMI: Kepala BPS Bojonegoro Syawaluddin Siregar bersama petugas sensus Ekonomi di rumah dinas Bupati Setyo Wahono kemarin (24/6). (M. IRVAN RAMADHON/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Bupati Bojonegoro Setyo Wahono telah menjalani Sensus Ekonomi (SE) kemarin (24/6). Petugas SE 2026 bersama Kepala BPS Bojonegoro datang langsung ke rumah dinas bupati. Selama sekitar 90 menit, orang nomor satu itu ditanya berkaitan keluarga hingga usaha.

Dalam kesempatan tersebut bupati meminta masyarakat Bojonegoro untuk turut menyukseskan SE. Karena hasil SE 2026 menjadi salah satu dasar pembuatan kebijakan pemerintah daerah maupun pusat ke depannya.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengatakan, sudah didata SE 2026. Selain itu, mengajak seluruh warga Bojonegoro untuk bersama-sama mensukseskan SE dilakuakn BPS. Hasil SE ini menjadi potret daerah dan dasar solusi ke depan untuk mengatur arah kebijakan.

Bupati mengimbau pada seluruh masyarakat untuk menyampaikan apa adanya terkait data SE. Terlebih sensus tersebut tidak terhubung kemanapun. Data yang diperoleh dari SE sebagai dasar atau pondasi untuk membuat kebijakan pemerintah.

Baca Juga: Bupati Wahono Dukung Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berikan Data Apa Adanya

‘’Daerah maupun pusat,” ungkapnya.

Terkait pertanyaan yang dilayangkan selama sensus, Bupati mengatu tidak sulit untuk dijawab. ‘’Yang ditanyakan hanya itu itu saja,” jelasnya.

Kepala BPS Bojonegoro Syawaluddin Siregar mengatakan, petugas SE 2026 ada 1.479 orang yang melakukan sensus selama dua setengah bulan. Petugas akan melakukan sensus hingga 31 Agustus dengan mendatangi rumah warga secara pintu ke pintu.

‘’Baik rumah atau kegiatan usaha,” ungkapnya.

Syawal meminta masyarakat menerima dengan baik petugas sensus. Terlebih sensus tersebut tidak ada hubungannya dengan apapun, hanya sebagai dasar mendapatkan data ekonomi secara baik. Hasil sensus itu untuk dasar pembuatan kebijakan ke depannya seperti apa.

‘’Apakah  struktur ekonominya masih sama atau berbeda dengan 10 tahun lalu,” terangnya.

Menurut Syawal banyak pertanyaan yang diberikan ke bupati. Karena ada pertanyaan tentang keluarga hingga usaha.

Terkait metode SE, pihaknya menjelaskan SE menggunakan metode sensus secara aplikasi menggunakan hp tidak mennggunakan kuisonser fisik. Namun petugas dil apangan tetap membuat catatat untuk beberapa hal. (irv/msu)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#sensus ekonomi #bupati bojonegoro #petugas #Setyo Wahono #bps