Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pemadaman Listrik Lumpuhkan Aktivitas UMKM, PLN Upayakan Pemulihan Pasokan

M. Irvan Romadhon • Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:33 WIB
Ilustrasi Pemadaman Listrik.
Ilustrasi Pemadaman Listrik.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Bojonegoro mulai berdampak pada aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Banyak pelaku usaha mengaku kesulitan menjalankan produksi karena sebagian besar peralatan kerja bergantung pada pasokan listrik.

Ketua CEC Bojonegoro, Adib Nurdiyanto, mengatakan pemadaman listrik sangat memengaruhi keberlangsungan usaha, terutama bagi UMKM yang mengandalkan mesin atau peralatan elektronik dalam proses produksi.

"Sebagian besar proses produksi membutuhkan listrik. Ketika listrik padam, pelaku UMKM tidak bisa berproduksi sehingga penjualan ikut menurun," ujarnya kepada Radar Bojonegoro.

Baca Juga: Jelang Hari Lahir Pancasila, PLN Perkuat Keandalan Listrik, Dengan Maraton MAX dan Sinergi Lintas Sektor

Menurut Adib, sejumlah sektor usaha yang terdampak antara lain penjual jus yang membutuhkan blender.

Juga pelaku usaha minuman dengan mesin cup sealer, perajin yang menggunakan mesin pemotong, hingga usaha kuliner yang bergantung pada kulkas dan magiccom.

Akibat kondisi tersebut, para pelaku UMKM harus menanggung kerugian karena tidak dapat berjualan. Di sisi lain, biaya operasional seperti upah pekerja tetap harus dibayarkan meski proses produksi terhenti.

Sementara itu, Manajer PLN ULP Bojonegoro, Saiful Amin, mengimbau masyarakat agar tetap tenang menyikapi potensi pengaturan beban sistem kelistrikan yang berdampak pada pemadaman sementara di sejumlah wilayah.

Menurutnya, PLN terus berupaya menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mempercepat proses pemulihan apabila terjadi gangguan maupun pengaturan beban.

"Masyarakat kami imbau melakukan antisipasi dengan mengisi daya perangkat komunikasi, menggunakan listrik secara bijak, serta memperhatikan keselamatan instalasi listrik selama masa pemadaman," katanya.

Saiful juga berharap masyarakat dapat memberikan dukungan dan pengertian selama proses penanganan berlangsung.

"Setiap langkah yang dilakukan bertujuan menjaga kestabilan sistem kelistrikan agar pelayanan dapat segera kembali normal dan tetap andal," ungkapnya.

Baca Juga: Srikandi PLN UP3 Bojonegoro Peduli, Perempuan Sehat sebagai Pilar Keluarga Hebat

Ia menambahkan, informasi terbaru mengenai perkembangan kondisi kelistrikan akan disampaikan melalui kanal komunikasi resmi PLN.

Senada, Manajer Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Jawa Timur, Dana Puspita Sari, mengatakan PLN saat ini mengerahkan seluruh sumber daya untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan menyusul adanya kendala teknis operasional pada pembangkit yang menyebabkan penurunan kapasitas pasokan listrik.

Untuk menjaga stabilitas sistem, PLN menerapkan manajemen beban secara terbatas di sejumlah wilayah terdampak sambil mempercepat pemulihan operasional pembangkit agar pasokan listrik dapat kembali normal.

Selain itu, PLN terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan proses penanganan berjalan optimal dan keandalan pasokan listrik tetap terjaga.

"Perkembangan proses penanganan dan pemulihan akan terus kami informasikan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan," ujarnya. (irv/zim) 

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#pemadaman listrik #PLN #umkm #bojonegoro #CEC