RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dalam mendorong investasi berbasis potensi lokal kembali dibuktikan.
Peresmian pabrik pengolahan porang di Desa Klino, Kecamatan Sekar, menjadi langkah strategis untuk memerkuat hilirisasi komoditas unggulan sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan petani.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, meresmikan secara langsung PT New Porang Hebat Indonesia (PT NPHI), Selasa (16/6).
Kegiatan peresmian perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan umbi porang ini dirangkai dengan pemberangkatan perdana hasil produksi produksi chips porang sebanyak 7,5 ton.
Dengan berdirinya pabrik di desa tertinggi di wilayah Selatan Bojonegoro ini, diharapkan bisa menjadi wadah hasil panen petani porang, menambah nilai jual, serta meningkatkan taraf hidup petani di Bojonegoro.
Bupati Setyo Wahono menyampaikan, aktivitas bisnis di sektor porang ini membawa efek yang positif. Salah satunya dari sisi lingkungan.
Karakteristik tanaman porang yang membutuhkan pohon peneduh untuk tumbuh optimal dinilai mampu menciptakan hubungan mutualisme yang menjaga kelestarian alam.
"Berharap, keseimbangan ekosistem dapat terus dijaga. Dengan adanya perusahaan yang menaungi petani porang, hal ini akan berdampak positif bagi kelestarian alam. Khususnya, bagi peningkatan kesejahteraan petani serta masyarakat di sekitar hutan," ujarnya.
Potensi umbi porang di Indonesia telah bergeser dari sekadar komoditas musiman menjadi komoditas strategis jangka menengah yang berbasis pada kualitas.
Baca Juga: Bupati Setyo Wahono: Pengembangan Wisata di Bojonegoro Harus Menggandeng Swasta
Sehingga, komoditas ini kini menjadi primadona di pasar global. Karena sangat dibutuhkan oleh sektor industri farmasi, kosmetik, pangan sehat, hingga manufaktur.
Orang nomor satu di Pemkab Bojonegoro tersebut menegaskan, Pemkab Bojonegoro berkomitmen memberikan dukungan terhadap investasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pemkab terus berupaya menciptakan kepastian hukum, kemudahan perizinan, serta situasi yang aman dan kondusif bagi dunia usaha.
“Kabupaten Bojonegoro terbuka terhadap investasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bojonegoro, Camat Sekar, Forkopimcam Sekar, serta pejabat terkait.
Guna meyakinkan para investor dan stakeholder mengenai besarnya potensi komoditas lokal.
Melalui kunjungan langsung ini, diharapkan mampu memberikan kepastian hukum, kenyamanan, serta jaminan keamanan beraktivitas bisnis bagi para calon investor di Kabupaten Bojonegoro.
Setelah meresmikan PT. NPHI secara langsung. Bupati Setyo Wahono beserta rombongan dan tamu undangan meninjau untuk melihat langsung proses pengolahan porang.
Acara ditutup dengan pelepasan secara resmi armada pengiriman perdana chips porang hasil produksi PT. NPHI. (*/ewi)
Editor : Bhagas Dani Purwoko